Pendidikan & Kesehatan

Siswa Masuk Sekolah, Jam Istirahat Diimbau Tetap di Dalam Kelas

Plt Bupati Soedjarno saat meninjau uji coba PTM di SMPN 3 Ponorogo. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Plt Bupati Ponorogo Soedjarno mengunjungi beberapa SMP di Ponorogo yang hari Senin (19/10) ini melaksanakan uji coba pembelajaran tatap muka (PTM). Salah satunya di SMPN 3 Ponorogo, disana Soedjarno mengecek keadaan siswa yang mengikuti uji coba PTM dan meninjau sarana dan prasarana untuk mendukung protokol kesehatan di lingkungan sekolah.

“Hari ini ada 8 SMP di Ponorogo yang mulai uji coba PTM, ya salah satunya di SMPN 3 Ponorogo ini,” kata Soedjarno, usai meninjau di SMPN 3 Ponorogo, Senin (19/10/2020).

Soedjarno menceritakan sebenarnya uji coba PTM untuk tingkat SMP itu rencananya dimuali pada awal bulan Oktober. Namun, karena melihat perkembangan penyebaran Cobid-19 waktu itu cukup banyak, rencana itu kemudian di undur. Hingga akhirnya pada hari ini bisa melaksanakan. Tentu sesuai dengan ketentuan, yakni yang masuk hanya 25 persen dari setiap kelas. Istirahat di ruang kelas dan nantinya langsung pulang.

“Ada jam istirahatnya, tapi diimbau untuk berada di dalam kelas saja,” katanya.

Dengan adanya uji coba ini, kata Soedjarno bahwa anak-anak ini senang. Sebab, sejak ada pandemi Covid-19 ini, praktis dari bulan Maret lalu mereka tidak ke sekolah dan tidak bisa bertemu dengan guru maupun teman-temannya. Untuk itu, Dia menghimbau agar anak-anak ini tetap mematuhi protokol kesehatan. Mulai jaga jarak, pakai masker dan sering cuci tangan. Dia tidak ingin, uji coba tingkat SMP ini anak-anak ada yang terjangkit virus Covid-19.

“Setiap minggu selalu ada evaluasi. Saya harap tidak ada kasus baru dari uji coba PTM ini,” pungkasnya.

Sementara itu Alvian Rama, siswa kelas 9 SMPN 3 Ponorogo mengungkapkan bahwa dirinya senang akhirnya bisa masuk sekolah lagi. Dia sengan bertemu dengan teman-temannya lagi, meskipun harus tetap menjaga protokol kesehatan dan tidak semua temannya masuk sekolah. Dia mengaku tidak khawatir dengan masuknya ke sekolah berpotensi terjadi penularan Covid-19.

“Kalau kita disiplin menerapkan protokol kesehatan, insya Allah tidak khawatir tertular Covid-19,” pungkasnya.

Adapun delapan sekolah yang mendapatkan izin uji coba pembelajaran tatap muka yakni, SMPN 1, 2, dan 3 Ponorogo, SMPN 1 Pulung, SMPN 1 Jetis, SMPN 1 Balong, SMPN 1 Jenangan, dan SMP Terpadu (swasta). [end/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar