Pendidikan & Kesehatan

Siswa dan Wali Siswa Bersinergi Kuatkan Profil Pelajar Pancasila

Sidoarjo (beritajatim.com) – Berbagai cara lembaga pendidikan dalam mengimplementasikan projek penguatan profil pelajar pancasila kurikulum merdeka.

Seperti halnya yang diterapkan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) kelas l hingga kelas lX Madrasah Tsanawiyah (MTs) Bilingual Muslimat NU Pucang Sidoarjo.

Para siswa bersama wali siswa di sekolah tersebut terlibat dalam market day dan dan paduan suara mars Muslimat NU dengan harapan kegiatan transaksi jual beli secara langsung bisa terwujud berkesinambungan.

Produk yang dijual yakni makanan dan minuman dengan harga yang terjangkau. Mulai nasi, bubur, puding, salat buah, sosis dan aneka es susu.

Senang. Para wali siswa apresiasi program projek penguatan profil pelajar pancasila kurikulum merdeka

“Kesemuanya produk merupakan hasil kreatif para siswa yang dibantu oleh orang tua mereka. Kemudian dijual sebagai ajang bisnis yang mengarah pada entrepreneur,” ucap Nina Waka Kesiswaan MI Muslimat NU Pucang Sidoarjo Sabtu (30/9/2023).

BACA JUGA:
Gugat Kemenag, Pengacara Sidoarjo Ganti Dilaporkan Polisi

Lanjut Nina, dalam enterpreneur, MI Muslimat NU sengaja melibatkan wali siswa di market day agar terwujud korelasi berkesinambungan antara anak dan orang tua.

“Diharapkan dengan penerapan implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila kurikulum merdekan ini, para siswa maupun orang tua bisa saling mendukung guna menciptakan lahan pekerjaan sendiri,” harapnya.

Para siswa tawarkan mamin hasil karyanya

Sedangkan unjuk kebolehan para wali siswa dalam mars Muslimat NU sebagai bukti kecintaannya terhadap lembaga pendidikan dibawah naungan Muslimat NU,” sebutnya.

Salah satu wali siswa Novi Dahlan mengaku senang sekali dengan implementasi projek penguatan profil pelajar pancasila kurikulum merdeka.

BACA JUGA:
Gus Muhdlor Revitalisasi Alun-alun Sidoarjo, Bangun Taman Air Mancur

Muhammad Jabbar Dahlan salah satu siswa Kelas 5 ICP MI Muslimat NU mengaku banyak tahu soal pembelajaran dalam market day. Karena tahu akan tata cara bagaimana belajar mempromosikan jualannya kepada pembeli.

“Sebab menjadi seorang entrepreneur tidak segampang yang dipikirkan. Karena dalam praktiknya juga dibutuhkan kesabaran yang cukup tinggi,” terangnya. [isa/beq]


Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks



Apa Reaksi Anda?

Komentar