Pendidikan & Kesehatan

Siswa Berburu Wifi di Warung Kopi

Sampang (beritajatim.com) – Menghemat kuota internet dan untuk kelancaran jaringan selama belajar mengajar melalui sistem Daring. Sejumlah siswa berseragam sekolah mencari warung kopi yang menyediakan wifi.

Salah satu siswa SMP Negeri di Sampang, Ali Wardani mengaku setiap hari menjalani pembelajaran online. Jika menggunakan paket data, maka cepat habis dan merasa kasian terhadap orang tuanya yang dibebani dengan biaya pembelian paket data.

“Setiap hari kami belajar di warung bersama dengan teman-teman dari sekolah yang lain,” terangnya, Rabu (22/7/2020).

Ali mengatakan, setiap hari dirinya belajar mengunakan sistem daring selama enam jam lamanya. Jika, mengunakan paket data bisa lebih dari 500 Mb. Tetapi, jika belajar di warung kopi cukup mengeluarkan uang sebesar Rp 2000.

“Uang saku saya untuk membayar wifi dan jajan di warung,” imbuhnya.

Selain Wardan, Mohammad Farhan siswa SDN Rongtengah 2 juga mengalami hal serupa. Farhan merasa senang bisa belajar bersama meski harus menyewa jaringan internet. Dia mengaku bisa belajar dengan lancar dan menyelesaikan tugas sekolah.

“Kalau di warung mengunakan wifi lancar, hanya saya tidak mempunyai Hp sendiri, tetapi pinjam punya teman,” ujarnya.

Sementara, Suwarno pemilik warung menuturkan, semenjak pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) banyak siswa yang belajar menggunakan jasa jaringan wifi di warungnya.

“Terkadang saya gratiskan bagi siswa yang belajar,” tandasnya. [sar/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar