Pendidikan & Kesehatan

Siswa Belajar Daring Dengan Wifi Gratis di Kelurahan Bandulan Kota Malang

Siswa memanfaatkan wifi gratis di kelurahan Bandulan, Kota Malang.

Malang (beritajatim.com) – Dalam kondisi pandemi Covid-19, banyak hal yang dilakukan dari rumah. Seperti proses belajar mengajar. Para siswa tak lagi berangkat ke sekolah untuk menempuh ilmu. Sebaliknya, mereka cukup belajar dari rumah dengan gadget yang mereka miliki atau milik orangtua mereka.

Persoalan lain, adalah kuota internet. Banyak yang mengeluh selama belajar di rumah pengeluaran orangtua justru lebih banyak untuk membeli kuota internet. Masalah ini ditangkap oleh Lurah Bandulan, Dian Sonyalia Caturrina. Atas inisiatif warga dan pihak kelurahan, kantor mereka disulap jadi tempat belajar bersama dengan manfaatkan wifi gratis yang dipasang oleh kelurahan.

Tentu para siswa tersebut memakai masker maupun face shield, membawa buku serta membawa gadget untuk mencari referensi belajar menjadi pemandangan setiap hari di Kantor kelurahan ini. Tampak di tiap meja ada satu botol hand sanitizer dan juga makanan ringan yang menemani para siswa dalam belajar daring.

“Ada warga yang menyampaikan, kalau ia berniat menjual barangnya untuk beli kuota internet. Dari situlah kami berdiskusi dan membuat ini. Jam operasionalnya menyesuaikan jam buka dari kantor sampai pukul 16.00 WIB,” ujar Dian, Rabu, (12/8/2020).

Aktivitas siswa belajar ini dilakukan setiap hari mulai Senin hingga Jumat. Tentu siswa yang memanfaatkan wifi ini adalah siswa yang berdomisili di Bandulan. Kapasitas ruangan maksimal 10 orang demi penerapan physicial distancing. Mereka diberi waktu maksimal dua jam untuk bergantian dengan siswa lainnya

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, fasilitas wifi gratis seperti di Kelurahan Bandulan perlu diapresiasi. Dia justru berharap kelurahan-kelurahan lain di Kota Malang mencontoh Kelurahan Bandulan karena wifi gratis dibutuhkan masyarakat di tengah pandemi Covid-19.

“Kami berikan apresiasi atas inovasi ini. Bisa dicontoh oleh kelurahan lain untuk memfasilitasi warganya yang kesulitan mendapatkan kuota internet,” tandasnya. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar