Pendidikan & Kesehatan

Sidak, Kapolda Jatim Pastikan Tunjungan Plaza Terapkan Prokes

Kapolda Jatim Nico Afinta bersama jajaran Forkopimda Jatim melakukan sidak guna mengecek penerapan protokol kesehatan di Pusat Perbelanjaan Tunjungan Plaza Surabaya.

Surabaya (beritajatim.com) – Kapolda Jatim Nico Afinta bersama jajaran Forkopimda Jatim melakukan sidak guna mengecek penerapan protokol kesehatan di Pusat Perbelanjaan Tunjungan Plaza Surabaya. Hal itu dilakukan sebagai upaya memutus mata rantai Covid-19 dan antisipasi kerumunan di bulan Ramadan dan Idul Fitri.

Selain Kapolda, turut hadir dalam sidak ini jajaran Forkopimda Jatim yaitu, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto dan Sekda Prov Jatim Heru Tjahjono.

Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta menuturkan, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan terlaksananya penerapan protokol kesehatan di pusat perbelanjaan oleh manajemen pusat perbelanjaan Tunjungan Plaza sebagai antisipasi kebiasaan masyarakat untuk berbelanja pada saat menjelang lebaran Idul Fitri.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh 39 satwil Jajaran Polda Jatim dengan sasaran pusat perbelanjaan, pasar tradisional dan tempat wisata. Salah satunya adalah Polrestabes Surabaya yang telah melaksanakan rapat koordinasi dengan pengelola pusat perbelanjaan di kota Surabaya untuk mengantisipasi lonjakan penularan Covid 19.

“Ini antisipasi kerumunan dan sebaran Covid-19, menjelang lebaran Idul Fitri 2021,” terangnya.

Kapolda menambahkan, hasilnya pengelola pusat perbelanjaan sepakat untuk membatasi jumlah pengunjung dengan cara menerapkan buka tutup waktu belanja apabila jumlah pengunjung sudah mencapai 50% dari kapasitas pusat perbelanjaan.

“Selain itu, setiap pengelola pusat perbelanjaan akan menyediakan tempat khusus atau posko di lokasi yang strategis untuk Satgas Penanganan Covid 19 agar bisa melaksanakan tugasnya dengan baik,” tandasnya

Kapolda juga berpesan, untuk pengelola pusat perbelanjaan berkomitmen untuk bersedia ditutup sementara oleh Satgas Penanganan Covid 19 apabila pengunjung yang datang tidak bisa dikendalikan.

“Ini dilakukan untuk antisipasi sebaran Covid-19 yang masuk di Jatim. Para pengelola pusat perbelanjaan siap bersinergi dengan TNI, polri, Pemprov Jatim dan Satgas Penanganan Covid 19 untuk bersama sama mencegah penularan covid 19,” pungkasnya. [uci/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar