Pendidikan & Kesehatan

Siaga UNBK, PLN Minta Izin Pangkas Pohon

Jember (beritajatim.com)- Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kabupaten Jember, Jawa Timur, meminta agar diperkenankan memangkas pohon yang mengganggu jaringan listrik. Pemangkasan dilaksanakan sebelum pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK).

“Kami minta diizinkan memangkas pohon (yang cabangnya menyentuh kabel jaringan). (Kabel) jaringan kami sebenarnya sudah berbungkus. Tapi standar (jarak jaringan kabel) tiga meter harus bebas (gangguan). Dalam rangka siaga UNBK, kami akan potong pohon, supaya UNBK aman,” kata Manajer PLN Jember Ardian Egusfi.

PLN harus menyiapkan pasokan listrik untuk 546 sekolah menengah pertama dan madrasah tsanawiyah saat ujian nasional berbasis komputer (UNBK) tahun ini. “Mau tidak mau kami harus siap. UNBK ini pekerjaan nasional. Kami di PLN ‘siaga UNBK’ yang setara dengan siaga tahun baru dan lebaran. Kami akan mengecek ulang peralatan. Dalam periode siaga ini, kami tidak boleh ada pekerjaan pemeliharaan (jaringan),” kata Ardian.

Pemeliharaan yang dimaksudkan adalah pemadaman terencana. “Kami mohon jadwal UNBK, karena kami harus memindahkan jadwal pemeliharaan, menggeser maju. Biar kalau memang alat itu berulang keandalannya, bisa kami kerjakan lebih dulu,” kata Ardian.

PLN juga membuka peluang adanya tambah daya di sekolah. “Dengan cara apapun harus kami lakukan. Nanti (pembayaran) bisa berupa angsuran masuk ke rekening. Kami akan lakukan cek dan ricek ke semua sekolah untuk melihat segi pasokan atau diuji kalau (listri) dihidupkan semua,” kata Ardian.

Setiap sekolah yang dikunjungi petugas PLN harus mengisi formulir yang disediakan. “Jangan sampai nanti ada kepala sekolah menyalahkan bahwa tidak pernah didatangi PLN. Kami sudah siapkan formulirnya,” kata Ardian.

Kendati PLN siap siaga, Ardian meminta kepada semua sekolah agar memiliki unit pembangkit listrik untuk mengantisipasi padamnya listrik karena faktor alam. “Ini bisa membantu satu dua jam, karena standar kami, di bawah satu jam harus pulih kembali kalau pekerjaan tidak berat,” katanya. [wir/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar