Pendidikan & Kesehatan

Setelah Didemo, Izin Rawat Inap Puskesmas Jrengoan Keluar

Aksi demo di depan Puskesmas Jrengoan, Senin (12/7/2021).

Sampang (beritajatim.com) – Sehari pasca aksi demonstrasi yang dilakukan oleh puluhan warga, izin rawat inap Puskesmas Jrangoan, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang kini telah kelar alias selesai. Termasuk izin pelayanan 24 jam.

“Sesuai dengan komitmen kemarin yang kami sampaikan kepada masyarakat, bahwa mulai hari ini realisasi pelayanan UGD 24 jam dan rawat inap dibuka,” jelas Misnari, Kepala Puskesmas (Kapus) Jrengoan, Selasa (13/7/2021).

Misnari menambahkan, izin pelayanan UGD dan rawat inap tersebut keluar dari manager BPJS dan Dinas Kesehatan dan KB, Kabupaten Sampang.

“Surat izinya tertanggal 13 Juli 2021, maka masyarakat yang berobat maupun rawat inap bisa kita layani,” tegasnya.

Sekedar diketahui, sebelumnya puluhan warga mendatangi Puskesmas Jrengoan melakukan aksi dengan tudingan bahwa semenjak diresmikan Puskesmas tersebut tidak bisa memberikan pelayanan maksimal kepada warga di pelosok desa. Terutama bagi warga yang harus menjalani rawat inap.

“Semenjak diresmikan tidak bisa melayani rawat inap, padahal Puskesmas tersebut menjadi harapan warga di pelosok,” ujar Hilmi Fu’adi salah satu warga saat melakukan aksi demo di depan Puskesmas, Senin (12/7/2021).

Tak hanya itu, bersama warga menuntut Puskesmas supaya memberikan pelayanan aktif selama 24 jam serta meminta pimpinan Puskesmas untuk menutup sementara sebelum seluruh pegawai siap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Apabila tuntutan tidak dipenuhi, kami minta Pemkab untuk mengganti Kepala Puskesmas Jrangoan,” kata pendemo. [sar/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar