Pendidikan & Kesehatan

Serapan Insentif Nakes di Bangkalan Rendah

salah satu nakes di Bangkalan sedang menjalankan tugas

Bangkalan (beritajatim.com) – Serapan anggaran insentif tenaga kesehatan (Nakes) dan penanganan Kesehatan di Kabupaten Bangkalan rendah. Pasalnya, hingga triwulan ketiga, serapan masih di bawah 50 persen.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) setepat, Abdul Aziz menyebutkan, untuk penanganan kesehatan telah dianggarkan sebesar Rp 78 miliar. “Kami sudah sampaikan ke Dinkes agar serapan segera dilakukan. Sebab sampai saat ini masih di bawah 50 persen,” jelasnya, Kamis (2/9/2021).

Selain itu, ia mengatakan, penanganan kesehatan telah terealisasi lebih dari 50 persen. Namun, serapan anggaran tersebut masih terhambat oleh beberapa hal. “Itu dana sudah dianggarkan khusus untuk penanganan kesehatan, maka harus segara diserap. Sejauh ini kami ketahui penyerapan memang terkendala oleh administrasi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sudiyo menyebutkan, pencairan dana kesehatan dilakukan secara bertahap. Sebab, pihaknya tidak bisa melakukan pencairan dalam jumlah besar karena menunggu kelengkapan berkas yang harus disetor.

“Untuk pencairan sudah kami lakukan namun secara bertahap, sebab banyak berkas yang harus dilengkapi sehingga menjadi salah satu faktor rendahnya penyerapan, namun kami terus lakukan upaya untuk melengkapi berkas,” tandasnya. [sar/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar