Pendidikan & Kesehatan

Serapan APBD Dinas Kesehatan Jember Baru 34 Persen

Pelaksana Tugas Kepala Dinkes Jember Dyah Kusworini

Jember (beritajatim.com) – Serapan APBD Dinas Kesehatan Kabupaten Jember, Jawa Timur, baru 34 persen dari anggaran sekitar Rp 500 miliar hingga September 2019. Namun Dinkes Jember memperkirakan akan ada efisiensi dan tak akan terserap semua.

“Ada dua bangunan yang tak bisa kami bangun, yakni puskesmas pembantu di Kecamatan Mayang dan Panti, karena terkendala masalah tanah,” kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Jember Dyah Kusworini, Selasa (8/10/2019).

Tahun ini Dinkes Jember harus membayar utang Rp 68 miliar kepada rekanan yang mengerjakan rehabilitasi puskesmas tahun lalu. Pembayaran meliputi proyek pembangunan fisik, konsultan perencana, dan pengadaan obat. “Jumlah kontraknya di atas 200 kontrak,” kata Kusworini.

Pembayaran tahun lalu terlambat karena masalah administrasi. “Saya melihat (persoalan) di administrasi, karena dari sisi fisik, pekerjaan sudah selesai,” kata Kusworini.

Sementara untuk tahun ini, Dinkes menganggarkan Rp 107 miliar untuk pembangunan 75 fasilitas kesehatan, baik puskesmas maupun puskesmas pembantu. Pembayaran proyek fisik tahun ini baru memasuki termin pertama. “Jadi hanya sebatas uang muka,” kata Kusworini. [wir/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar