Pendidikan & Kesehatan

Sepekan Terakhir, Angka Pasien Positif Covid-19 di Pamekasan Tambah 30 Orang

Pamekasan (beritajatim.com) – Angka kasus positif Coronaviris Disease 2019 di kabupaten Pamekasan, kembali naik dan terus melonjak khususnya dalam sepekan terakhir. Terhitung sejak Minggu hingga Sabtu (22-28/11/2020).

Hal itu berdasar update sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan. Di mana dalam rentang waktu tersebut, terdata sebanyak 30 orang dinyatakan terinfeksi virus corona. Bahkan lima orang di antaranya meninggal dunia.

“Update hari ini kembali ada tambahan tujuh pasien yang dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, serta satu orang sembuh dan satu lagi pasien positif meninggal dunia,” kata Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, Sigit Priyono.

Berdasar tambahan tersebut, total pasien positif Covid-19 di kabupaten Pamekasan terdata sebanyak 424 orang. Meliputi sebanyak 40 orang dalam tahap isolasi, 40 orang meninggal dunia, serta sebanyak 344 orang lainnya dinyatakan sembuh.

Sementara untuk status suspect terdata sebanyak 998 orang, meliputi sebanyak 27 orang dalam tahap pengawasan, sebanyak 64 orang meninggal dunia, serta sebanyak 907 orang lainnya dinyatakan selesai atau negatif Covid-19.

“Maka dari itu kami kembali mengajak sekaligus mengimbau masyarakat agar selalu waspada dengan tetap mempraktikkan sikap disiplin menerapkan protokol kesehatan, salah satunya dengan melakukan 3M, rajin mencuci tangan, selalu menggunakan masker dan selalu menjaga jarak,” imbaunya.

Ajakan tersebut bukan tanpa alasan, sebab pihaknya menilai sikap waspada dan selalu disiplin dianggap sebagai salah satu cara jitu memutus rantai penyebaran Covid-19. “Mari kita selalu bersama menerapkan sikap disiplin untuk memutus rantai penyebaran Covid-19,” sambung Sigit.

Sebelumnya ajakan serupa juga disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan, Ahmad Marzuki yang mengimbau sekaligus mengajak masyarakat agar selalu mematuhi protokol kesehatan guna memutus rantai penyebaran Covid-19.

Bahkan pihaknya menilai jika penerapan prokes sangat penting untuk meningkatkan kewaspadaan penyebaran Covid-19. “Memang saat ini untuk Pamekasan tercatat sebagai zona kuning penyebaran Covid-19, tetapi kita harus selalu meningkatkan kewaspadaan,” ungkapnya.

“Maka dari itu sangat penting agar kita semua selalu bersikap disiplin untuk bersama memutus rantai penyebaran Covid-19, di antaranya dengan selalu mempraktikkan 3M seperti yang dianjurkan pemerintah,” pungkasnya. [pin/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar