Pendidikan & Kesehatan

Seorang Dokter di Malang Meninggal Dunia Karena Covid-19

Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

Malang (beritajatim.com) – Seorang dokter di Malang meninggal dunia karena terkonfirmasi positif Covid-19. Dia adalah Siswanto seorang dokter yang tergabung dalam Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Malang Raya beursia 78 tahun.

Kasubbag Humas Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang, Dony Iryan mengatakan, bahwa Siswanto merupakan staff pendidik di Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya, Kota Malang. Dia juga bukan dokter organik di RSSA Malang. “Iya, beliau meninggal sekitar dini hari tadi. Beliau meninggal di usia sekitar 78 tahun setelah terkonfirmasi positif Covid-19. Dirawat di RSSA,” ujar Dony, Senin, (19/10/2020).

Dony mengatakan, Siswanto dirawat di RSSA sejak 14 Oktober. Kemudian pada tanggal 15 dan 16 Oktober hasil swab menyatakan pasien terkonfirmasi positif Covid-19. Jenazah telah dimakamkan di Pemakaman Keluarga di Kauman, Kepanjen, Kabupaten Malang, pada pukul 08.30 WIB pagi tadi. “Jadi pada tanggal 15 dan 16 Oktober dilakukan swab hasilnya terkonfirmasi positif. Kalau komorbid atau tidak itu kan rekam medik. Tapi berdasarkan rekam medik ada gangguan di sel darah merah,” papar Dony.

Dony mengatakan, untuk tracing penularan Covid-19 pihaknya belum bisa memastikan. Dia menjelaskan, bahwa Siswanto tidak tertular Covid-19 di RSSA Malang. Siswanto juga memiliki klinik kesehatan pribadi di Kepanjen. “Beliau buka prakatek dokter di Kepanjen. Jadi belum diketahui tertular di tempat praktek atau di tempat lain. Beliau juga punya anak dokter semua, salah satunya tugas di sini (RSSA),” tandasnya. (luc/kun)





Apa Reaksi Anda?

Komentar