Pendidikan & Kesehatan

Senin Pekan Depan, Operasional Kamar Operasi di RSUD Prof Dr Soekandar Mojokerto Kembali Buka

Direktur RSUD Prof Dr Soekandar, dr Djalu Naskutub. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Operasional di kamar operasi RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto dihentikan sementara menyusul adanya 14 orang tenaga kesehatan (nakes) yang dinyatakan positif Covid-19. Operasional kamar operasi kembali buka pada, Senin (3/8/2020) pekan depan.

Direktur RSUD Prof Dr Soekandar, dr Djalu Naskutub mengatakan, Senin (3/8/2020) pekan depan operasional kamar operasi kembali buka. “Senin tanggal 3 Agustus, kamar operasi sudah operasional kembali. Ini hasil dari rapat kondisi kamar operasi karena hampir semua nakes di kamar operasi, RR dan anestesi positif. Ini jadi satu-kesatuan,” ungkapnya, Selasa (28/7/2020).

Senin (3/8/2020) kembali dibuka operasional kamar operasi selalu hitung mundur yakni 10 hari pasca empat orang nakes di bagian bedah sentral dinyatakan positif Covid-19 pada, Jumat (24/7/2020) pekan lalu. Sesuai protokol edisi kelima, 10 hari dianggap virus tidak menular dan pihaknya berharap swab kedua, Kamis (30/7/2020) hasilnya negatif.

“Mudah-mudahan swab kedua negatif maka lebih tenang lagi untuk membuka operasional operasi. Di RSUD Prof Dr Soekandar sudah tidak ada sistem antri operasi, selama ini kita tidak sampai antri. Tidak seperti dulu lagi, inden dulu karena kamar operasi tidak memungkinkan tapi sekarang sudah ada empat kamar operasi,” ujarnya.

dr Djalu menambahkan, sebanyak 14 orang nakes tersebut saat ini menjalani isolasi di RSUD Prof Dr Soekandar dengan tujuan agar pengawasan yang dilakukan Satgas Covid-19 RSUD Prof Dr Soekandar lebih mudah dan tidak sampai terjadi penularan. RSUD secara keseluruhan tidak tutup, hanya operasional kamar operasi saja yang dihentikan sementara. [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar