Pendidikan & Kesehatan

Sempat Tertunda 3 Bulan, FK Unair Lantik 209 Dokter Umum

Surabaya (beritajatim.com) – Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) melantik 209 Dokter, Kamis (24/9/2020). Pelantikan dokter ini pun dilakukan secara offline dan online, secara 2 hari berturut-turut, dan dilakukan secara 2 sesi per harinya, 23-24 September 2020.

Pelantikan dan sumpah dokter ini pun sempat tertunda selama 3 bulan karena pandemi Covid-19. Dilantik langsung oleh Dekan FK Unair Prof Soetojo Wirjopranoto, mengatakan bahwa sumpah dokter ini harus segera dilakukan karena pandemi belum bisa dipastikan kapan berhentinya.

“Mereka sudah ujian kompetensi mahasiswa profesi dokter tapi sempat tertunda selama 3 bulan, makanya ini harus segera diambil lafal sumpahnya agar bisa segera melakukan pelayanan,” ujar Prof Soetojo.

Pelantikan ini pun dilakukan dengan protokol pencegahan Covid-19 yang ketat, yakni hanya dengan 40 peserta pelantikan per sesi. Peserta pun diberi faceshield dan masker NK95 sebagai alat pelindung diri dan diberi ruang untuk social distancing.

Dokter Hilmy Farhan, salah satu dokter yang dilantik hari ini mengatakan bahwa, pelantikan tersebut berjalan dengan sangat khidmat dan lancar. Ia pun menantikan pelantikan dan sumpah dokter, agar segera bisa mengabdi ke masyarakat.

“Alhamdulillah, kita sangat senang sekali harapan kami segera melakukan pengabdian. Karena datangnya pandemi ini jadwal kami mundur sekitar 3 bulan, sekarang sudah di sumpah jadi kami bisa melakukan pengabdian dan langsung terjun pada masyarakat,” ujar dr Hilmy.

Setelah dilantik dan disumpah, mereka para dokter harus mengabdi sebagai intership selama 9 bulan. Terkait hal ini, dr Hilmy mengaku antusias meski pengabdian harus dilakukan ditengah pandemi.

“Saya ingin segera mengabdi karena kami sudah disumpah. Tentu saja takut itu pasti ada, tapi berani itu tidak berarti tidak takut sama sekali. Kami juga harus menggantikan peran dokter dokter yang gugur selama pandemi ini untuk mengobati dan memberikan pelayanan pada masyarakat,” pungkas dr Hilmy. [adg/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar