Pendidikan & Kesehatan

Sempat ‘Terjabak’, Mahasiwa Pamekasan Sudah di Natuna

Pamekasan (beritajatim.com) – Sejumlah mahasiswa asal Pamekasan yang tengah menempuh pendidikan tinggi di Xianning University Provinsi Hubei RRC, akhirnya dipulangkan bersama mahasiswa lainnya dan sementara menjalani tahapan karantina di Natuna.

Hal itu disampaikan oleh orang tua dari dua mahasiswa asal Pamekasan, Herman Kusnadi. Dimana keduanya anaknya bersama temannya asal Pamekasan sempat ‘terjebak’ di pusat kota yang berdekatan dengan sumber penyebaran virus corona, yakni Kota Wuhan, Hubei.

“Alhamdulillah, putra putri kami dalam keadaan sehat dan saat ini mereka bersama mahasiwa lainnya sudah di Natuna,” kata orang tua dari Ilham Trikusnadi dan Tika Putri Laksmi warga Jl Bonorogo, Pademawu, kepada beritajatim.com, Sabtu (8/2/2020) malam.

Diakuinya, kabar tersebut membuat dirinya bersama keluarga merasa sedikit lega. Sekalipun dalam beberapa hari terakhir sempat membuatnya waswas dengan kondisi yang dialami putra putrinya. “Kabar yang kami terima dari anak kami, mereka sementara bertahan di Natuna selama 14 hari,” ungkapnya.

Selain dua putra dan putri Herman Kusnadi yang sudah dua tahun menempuh studi ilmu kedokteran. Juga terdapat tiga nama lain yang juga berasal dari kabupaten Pamekasan, masing-masing atas nama Anggita, Putri, serta Wahdi Al-Amri.

Sementara apartemen yang ditempati mahasiswa asal Pamekasan, yakni di Kota Xianning dan berjarak sekitar 95 kilometer (km) dari pusat penyebaran virus corona di wilayah Wuhan, Provinsi Hubei, RRC. [pin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar