Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Sempat Terhenti karena Covid, Program Sekolah Adiwiyata Gresik Digalakkan Lagi

Gresik (beritajatim.com) – Sekolah berbasis lingkungan, atau lebih dikenal dengan nama Adiwiyata, mulai digalakkan lagi di Kabupaten Gresik. Program ini aktivitasnya sempat terhenti akibat Covid-19. Salah satu sekolah yang pernah mendapat predikat program Adiwiyata Mandiri tingkat nasional adalah SMPN 2 Gresik.

Untuk program tersebut, Wabup Gresik Aminatun Habibah melakukan penanaman pohon guna mendukung program Adiwiyata ini.

Wabup perempuan pertama di Gresik itu melaksanakan penanaman pohon di pot-pot sekolah SMPN 2 Gresik. Apalagi sekolah di wilayah perkotaan itu sangat minim lahan, sehingga untuk membuat asri perlu kreatifitas penanaman pohon.

“Program adiwiyata bisa menjadi pembelajaran lingkungan hidup bagi para siswa. Karena itu, sebagai bentuk dukungan, saya turut menanam pohon di lingkungan sekolah. Harapannya, siswa juga bisa mengaplikasikannya di rumah masing-masing. Dengan merawat tanaman yang ada,” ujar Aminatun Habibah.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 2 Gresik Beri Avita Prasetya mengatakan, sekolahnya mempunyai ciri khusus, yaitu banyaknya tanaman Li Kuan Yu. Tanaman ini menjalar ke bawah area sekolah hingga sudut sekolah.

“Tanaman itu membuat teduh berbagai sudut sekolah kami. Sesuai dengan ciri khas sekolah SMPN 2 yang mulai mengajukan diri menjadi Sekolah Adiwiyata tingkat provinsi bahkan nasional,” katanya.

Ia menambahkan, terkait dengan sekolah Adiwiyata pihaknya terus membudidayakan gemar menanam dengan melakukan pembinaan kegiatan hal yang serupa kepada sekolah lain. MINU Terare putra, dan MINU Lumpur.

“Kami lakukan mulai progam pantang pulang sebelum kelas bersih, Jumat bersih, satu guru satu tanaman, dan pilah sampah dari kelas menjadi SMPN 2 Gresik sekolah Adiwiyata Mandiri tingkat nasional,” imbuhnya. [dny/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar