Pendidikan & Kesehatan

Sembilan SMP Negeri di Jombang Tak Bisa Penuhi Pagu

Jombang (beritajatim.com) – Meski PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) di Kabupaten Jombang sudah ditutup, namun terdapat sembilan SMP Negeri yang tidak bisa memenuhi pagu.

Sembilan sekolah ini diantaranya SMP Negeri 5 Jombang (kekurangan 7 murid), SMP Negeri 1 Megaluh (kekurangan 18 murid), SMP Negeri 2 Diwek (kekurangan 6 murid), SMP Negeri 3 Mojoagung (kekurangan 6 murid), serta SMP Negeri Kudu (kekurangan 14 murid).

Selanjutnya, SMP Negeri 2 Mojowarno dan SMP Negeri 2 Bareng (masing-masing kurang 7 murid), SMP Negeri 1 Wonosalam (kekurangan 21 murid) dan SMP Negeri 2 Wonosalam (kekurang 20 murid). “Dari itu semua, total pagu yang belum terpenuhi pada pendaftaran gelombang satu sebanyak 106 murid,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang drg Budi Nugroho, Kamis (4/7/2019).

Untuk menutup kekurangan pagu tersebut, sembilan SMP Negeri itu membuka pendaftaran untuk Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) gelombang dua. Yakni mulai Kamis (4/7/2019) sampai Jumat (6/7/2019). Sedangkan gelombang pertama sudah ditutup pada 27 Juni 2019.

Budi merinci, di Kabupaten Jombang terdapat 45 SMP Negeri yang tersebar di 21 kecamatan. Dari jumlah itu, total pagu yang tersedia 10.336 siswa. Untuk jalur zonasi atau reguler disediakan kuota 80 persen atau sebanyak 9.278 siswa. Sedangkan jalur prestasi pagunya mencapai 1.552 siswa.

“Selanjutnya, kuota jalur perpindahan tugas orang tua jumlahnya tetap yakni 5 persen atau sebanyak 505 siswa. Sama dengan gelombang pertama, pada gelombang dua, pendaftaran hanya bisa dilakukan secara online dengan sistem zonasi,” ujar Budi. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar