Pendidikan & Kesehatan

Seleksi Kampus Merdeka Belajar Laznas LMI-FEB Unair Berlangsung Ketat

Surabaya (beritajatim.com) – Program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka yang digagas Lembaga Amil Zakat Nasional Lembaga Manajemen Infaq (Laznas LMI) yang bekerja sama dengan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (Unair) memasuki babak baru.

Seleksi calon peserta telah diadakan sejak seminggu lalu, Adam Ramadhan Rizzaki selaku Supervisor Pengembangan Laznas LMI mengatakan seleksi itu dimaksudkan untuk menyeleksi dan mengetahui minat mahasiswa.

“Seleksi itu bertujuan untuk menyaring mahasiswa yang ikut. Ada banyak, namun tidak semua bisa kami terima, hanya yang memenuhi kriteria saja, selain itu kami juga ingin memastikan minat dari mahasiswa inginnya belajar dirana apa,” ujarnya saat nyeleksi, Selasa (9/2/2021).

Adam, sapaan akrabnya, berharap kolaborasi dalam rangka penerapan Program Bersama FEB Unair dengan Laznas LMI dalam Merdeka Belajar – Kampus Merdeka ini memberikan dampak yang terbaik bagi dunia perzakatan maupun pendidikan.

“Kemarin kami ada 10 orang yang mewawancara, fungsinya agar memastikan mahasiswa benar-benar diketahui minatnya, juga kolaborasi dengan Unair ini semoga menghasilkan dampak yang baik,” tambahnya.

Salah satu peserta, Maulana Izzulhaq mengatakan jika dirinya mengikuti seleksi ini bertujuan untuk belajar dunia filantropi.

“Saya ini belajar dan dakwah pada Islam, kontribusi pada rakyat, memprakterkan ilmu perkuliahan, dan menambah ilmu pengalaman,” katanya saat diwawancarai.

Dalam seleksi ketat yang berlangsung via zoom itu berlangsung mulai jam 9 pagi sampai jam 2 siang, diikuti oleh mahasiswa Ekonomi Islam angkatan 2017 dan 2018, yang saat ini berdomisili di daerah DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur. [adg/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar