Pendidikan & Kesehatan

Selama Pandemi, Drop Out KB Paling Tinggi Terjadi di Sampang

Surabaya (beritajatim.com) – Trend Drop Out atau Ketidak Keberlangsungan Program KB dapat memicu terjadinya Fenomena Baby Boom. Kepala BKKBN Jatim, Sukaryo Teguh Santoso, mengatakan bahwa trend drop out KB terjadi hampir di setiap daerah di Jatim.

Asumsi ini bisa juga terjadi karena selama Covid-19, BKKBN mencatat adanya tren drop out atau pemutusan program KB. Pada awal tahun 2020, Januari saat awal dinyatakan waspada Covid-19 terdapat 5.869.217 pengguna KB.

Namun pada Februari drop out sebesar 1,32 persen atau 77.077. Pada Maret drop out terjadi sebesar 4,6 persen atau 278.236. Sedangkan pada April drop out mencapai 7,7 persen atau setara dengan 414.708.

“Ada hubungan yang signifikan dari pandemi dengan ketidak berlangsungan ber-KB. Data ini menunjukkan ketidakberlangsungan penggunaan Pil, Suntik dan IUD yang sudah habis masa pakainya,” ungkap Sukaryo Kamis (14/5/2020).

Dari data BKKBN tercatat bahwa Kabupaten Sampang menempatai posisi tertinggi yang mengalami drop out KB, yakni sebesar 19,95 persen. Disusul oleh Kota Mojokerto sebesar 17,36 persen dan Kabupaten Sumenep 16,31 persen.

“Kabupaten Sampang jadi daerah terbanyak yang mengalami drop out KB,” katanya.

Selain itu ia pun mengapresiasi daerah yang berhasil menekan serendah mungkin trend drop out tersebut. Ia mengatakan bahwa Kota Malang menjadi yang terendah dalam trend ini, yakni hanya 2,98 persen.

“Saya berterima kasih kepada Kota Malang yang berkomitmen dalam program KB ini. Memang Kota Malang sangat serius mengupayakan masyarakatnya untuk KB,” ungkap Sukaryo.

Untuk daerah Surabaya, Sidoarjo dan Gresik yang telah mengalami Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) juga mengalami trend drop out yang cukup tinggi.

“Diantara ketiga kota yang mengalami PSBB dua periode, Gresik tertinggi trend drop out nya yakni, 10,53 persen. Sedangkan Surabaya dan Sidoarjo mencapai angka yang hampir sama yakni 6,58 persen dan 6,65 persen,” terangnya. [adg/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar