Pendidikan & Kesehatan

Selama Masa Imbauan PSBB Malang Raya, Ribuan Kendaraan Diminta Putar Balik

Pos cek poin PSBB Malang Raya di Balearjosari, Kota Malang.

Malang (beritajatim.com) – Masa imbauan pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya selama tiga hari telah berakhir, mulai Minggu (17/5/2020) hingga Selasa, (19/5/2020). Selama periode itu ribuan kendaraan baik roda dua dan roda empat dipaksa putar balik ke daerah asal karena dilarang masuk wilayah Kota Malang.

Kasatlantas Polresta Malang Kota, Komisaris Polisi Priyanto mengatakan total ada 1.091 kendaraan yang diminta putar balik dari beberapa titik cek poin. Terdiri dari, kendaraan roda empat sebanyak 781 unit dan kendaraan roda dua sebanyak 310 unit.

“Jumlah itu hasil rekapitulasi dari, cek poin Balearjosari, Exit Tol Madyopuro, Simpang Tiga Madyopuro, Simpang Gadang, Simpang Tiga Kacuk Barat, Bumiayu dan terakhir cek poin Tunggul Wulung,” ujar Priyanto, Rabu (20/5/2020).

Para pengendara ini dilarang masuk Kota Malang karena bukan warga Kota Malang sesuai kartu tanda penduduk. Selain itu, mereka juga tidak memiliki kepentingan mendesak untuk masuk ke Kota Malang terbukti tidak memiliki surat tugas dari perusahaan maupun instansi.

“Sedangkan untuk jumlah kendaraan yang kami periksa untuk kendaraan roda dua sebanyak 13.834 unit dan roda empat total 6.073 unit,” ujar Priyanto.

Priyanto mengatakan, selain ribuan kendaraan yang diminta putar balik, polisi juga memberikan, teguran kepada 474 warga yang tidak mematuhi peraturan wali kota Malang tentang PSBB. Mereka sebagian besar mendapat teguran karena tidak menggunakan masker saat berkendara.

“Sebanyak 474 warga ini melanggar seperti tidak menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan adanya ojek online yang mengangkut penumpang. Kami tindak dan kami berikan pelanggaran dengan blanko teguran,” tandasnya.

Adapun terkait PSBB Malang Raya sejak Rabu (20/5/ 2020) sudah memasuki tahapan teguran dan tindakan. Tahapan ini akan berlangsung sampai dengan 14 hari masa PSBB Malang Raya berlaku atau hingga Sabtu, 30 Mei 2020. [luc/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar