Pendidikan & Kesehatan

Selain Isolasi, 17 Pegawai RSUD Ploso Segera Jalani Rapid Test

Direktur RSUD Ploso Jombang dr Achmad Iskandar

Jombang (beritajatim.com) – Bukan hanya diisolasi secara mandiri di rumah, sebanyak 17 pegawai RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) Ploso Jombang juga akan menjalani rapid test. Hal itu sebagai deteksi awal terhadap mereka terjangkit virus corona (Covid-19) atau tidak.

“Saat ini mereka masih kita isolasi mandiri di rumah masing-masing. Kemudian pada Kamis pekan depan kita lakukan rapid test. Itu sebagai langkah kehati-hatian yang kita lakukan,” kata Direktur RSUD Ploso Jombang dr Achmad Iskandar, Senin (20/4/2020).

Iskandar menjelaskan, sampai saat ini belasan pegawai RSUD tersebut belum menjalani rapid test. Pasalnya, kalau rapid test dilakukan sekarang, belum ada gunanya. Rapid test yang dipakai di Indonesia bertujuan mendeteksi antibodi dalam tubuh.

Sedangkan antibodi itu ketahanan tubuh yang terbentuk ketika seseorang terserang virus atau kuman. Dalam Covid-19, lanjut Iskandar, antibodi terbentuk sekitar hari ke tujuh. “Makanya kami berencana melakukan rapid test pada belasan pegawai ini seminggu setelah mereka terpapar. Yakni, kamis pekan depan,” ujar Iskandar.

Seperti diberitakan, sebanyak 17 pegawai RSUD Ploso menjalani isolasi mandiri di rumah mulai Jumat (17/4/2020) sore. Hal itu setelah ada salah satu pasien yang menjalani rapid test hasilnya positif. Padahal, pasien tersebut sudah menjalani rawat inap sejak Rabu (15/4/2020).

Saat pertama masuk dilakukan langkah-langkah medis. Namun tidak ditemukan gejala yang mengarah pada Covid-19. Baru dua hari kemudian, saat dokter melakukan visite menemukan kecurigaan. Karena pasien tersebut ada gejala masalah pernafasan.

Hingga akhirnya, pasien berusia 62 tahun tersebut dirujuk ke RSUD Jombang. Sedangkan 17 karyawan (tenaga paramedis dan non paramedis) harus menjalani isolasi mandiri di rumah. Mereka terdiri dari 13 perawat, 2 tenaga administrasi, 1 tenaga gizi dan 1 tenaga kebersihan atau cleaning service. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar