Pendidikan & Kesehatan

Sekolah Masih Daring, Les Buka Dengan Menerapkan 3M

Guru les: Ikhlasul Amaliah

Surabaya (beritajatim.com) – Sekolah masih dijalankan melalui sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau online. Tentu beban memberikan pendidikan dan pendampingan yang awalnya ditanggung oleh para guru, sekarang lebih banyak beralih kepada ibu atau orang tua.

Oleh karenanya, banyak ibu atau orang tua wali yang mengirim anaknya untuk belajar di tempat les, kursus atau di bimbingan belajar. Begitu pula rumah belajar ‘IZUL’, selama pandemi, banyak anak yang belajar disana. Kebanyakan mereka adalah anak Sekolah Dasar yang sedang sekolah online.

Rumah Belajar Izul memang sederhana, hanya untuk memfasilitasi beberapa anak tetangga yang tak ingin ketinggalan belajar meskipun sedang pandemi. Ikhlasul Amaliah sebagai guru les mengatakan bahwa jam les pun dibuat pagi, agar anak tetap terbiasa bangun pagi dan pergi untuk belajar.

“Ya karena sekolah online, jadi banyak orang tua yang kesusahan juga kalau harus belajar sendiri di rumah. Jadi mereka belajar di sini,” ujar Amaliah, Selasa (20/10/2020).

Meski belajar di Rumah Belajar Izul dilakukan secara offline tentunya, Amalia mengaku telah melaksanakan protokol kesehatan dan protokol pencegahan Covid-19 saat proses belajar mengajar. Setiap anak yang masuk les, harus cuci tangan atau memakai handsanitaizer. Kemudian murid murid juga wajib memakai masker sedari rumah. Jarak meja pun ia tata sedemikian rupa agar tidak terlalu berdempetan.

“Ya saya terapkan 3M, buat anak anak biar. Itu juga dengan kerjasama orang tua. Agar mereka selain bisa belajar sebagai mana mestinya juga tetap sehat dan terhindar dari Covid,” tambah Amalia.

Raffa Radithya Reswara salah satu murid les di Rumah Belajar Izul mengatakan bahwa setiap sebelum berangkat les, ibunya selalu berpesan agar tidak lupa pakai masker selalu, jaga jarak dan memakai handsanitaizer. “Ya ibu saya berpesan terus tiap mau berangkat les, tetap pakai masker, jaga jarak dan memakai handsanitaizer biar gak ketularan virus Covid-19,” tukas anak kelas 5 SD ini. [adg/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar