Pendidikan & Kesehatan

Sekolah Jurnalistik PWI Pamekasan Mulai Masuk Materi Terapan

Ahmad Sholeh (berdiri) memberikan materi teknik wawancara dalam kegiatan Sekolah Jurnalistik PWI Pamekasan, di Jl Ronggosukowati Nomor 13, Senin (19/4/2021).

Pamekasan (beritajatim.com)Sekolah Jurnalistik Angkatan Petama 2021 yang digagas Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pamekasan, mulai memasuki tahap akhir, sekaligus mengarah pada materi praktik lapangan sesuai jadwal yang diacanangkan.

Bahkan dalam kegiatan yang dipusatkan di Kantor PWI Pamekasan, Jl Ronggosukowati Nomor 13, juga digelar sekalipun dalam suasana Ramadan 1442 Hijriah. Saat ini sudah mulai menerapkan sistem kelas khusus guna mematangkan materi yang disajikan sejak awal pertemuan, Senin (15/3/2021) lalu.

“Sekalipun dalam suasana Ramadan, kegiatan sekolah jurnalistik tetap kita gelar sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Di mana saat ini sudah mulai memasuki tahap akhir sebelum peserta melaksanakan praktik lapangan,” kata Ketua PWI Pamekasan, Abd Aziz, Senin (19/4/2021).

Selain itu ia menyampaikan materi program yang digagas sebagai upaya mewujudkan kelompok masyarakat agar melek media, khususnya di wilayah Pamekasan. Sudah memasuki materi terapan sekaligus membagi peserta dalam kelas khusus sesuai dengan minat yang mereka pilih.

“Hari ini sudah masuk pada materi tentang teknik wawancara reporter TV (Televisi), untuk pemeteri kita hadirkan wartawan TV yang juga tergabung sebagai anggota PWI Pamekasan, yakni Ahmad Soleh,” ungkap pewarta LKBN antara Jawa Timur.

Tidak hanya itu, untuk kelas juga diterapkan model berbeda dengan mengklasifikasikan peserta ke dalam dua kelas berbeda. “Jadi untuk materi kali ini, peserta dibagi ke dalam dua kelas berbeda, yaitu kelas televisi dan radio, serta kelas media cetak dan media online,” jelasnya.

“Dari itu kami berharap nantinya para peserta dapat memahami materi secara gamblang sesuai dengan minat yang mereka ikuti. Sehingga dari beragam materi yang disampaikan dari awal dapat dijadikan sebagai pegangan untuk materi saat ini,” harapnya.

Seperti diketahui, sekolah jurnalistik angkatan pertama diikuti 13 orang dengan orientasi menyesuaikan dengan protokol kesehatan Coronavirus Disiase 2019, tentunya sesuai dengan kapasitas dan daya tampung ruang pelatihan di Kantor PWI Pamekasan.

“Jadi untuk angkatan kedua, tidak menutup kemungkinan kita akan menambah jumlah peserta dan hal itu juga sudah kami pertimbangan. Apalagi jika nanti pandemi ini berakhir, tidak menutup kemungkinan peserta juga kita ambil lebih luas dan tidak hanya bagi kalangan mahasiswa,” pungkasnya. [pin/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar