Pendidikan & Kesehatan

Sekolah Islam Shafta Surabaya Gelar Family Gathering dengan Penerapan Protokol Kesehatan

Surabaya (beritajatim.com) – Sekolah Islam Shafta, Yayasan Al Insanul Kamil Surabaya, mengadakan family gatering dan outbond. Kegiatan Outbond dan Family Gathering inj dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan lengkap.

Ketua Yayasan Al Insanul Kamil, Ahmad Nashruddin menjelaskan, saat ini fokus untuk memberi suport dan perhatian kepada para karyawannya terlebih di tengah masa Pandemi.

Salah satunya Kegiatan family gathering dan outbound yang dilakukan saat libur panjang Isra Miraj 2021 ini. Family gatehring dan outbond memang digelar bertujuan untuk lebih mengeratkan satu sama lain sekaligus memberi kesegaran baru agar para karyawan nantinya memiliki kinerja yang lebih bagus.

“kegiatan ini dilakukan dengan santai namun memiliki tujuan mempererat silaturahmi, kebersamaan dan saling kerjasama. Family gatehring dilakukan dengan rasa gembira namun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,”ungkapnya.

Kegiatan family gathering dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan lengkap, mulai dari pengecekan suhu badan setiap peserta, memakai masker, hingga mencuci tangan. Acara ini melibatkan seluruh keluarga guru dan karyawan Seolah Islam Shafta. Kegiatan ini dilaksanakan di dua tempat yaitu di Taman Dayu Golf Resort dan Wisata Bhakti Alam Pasuruan. Kegiatan Family Gathering tetap melakukan kegiatan protokol kesehatan.

Dini hari, semua peserta sudah hadir sekitar pukul 03.30 untuk mengikuti kegiatan sholat tahajud dan sholat hajat secara berjamaah dan dilanjutkan dengan sholat Subuh. Selepas sholat Subuh semua peserta sudah memasuki bis masing-masing dan pelepasan keberangkatan dipimpin ketua Yayasan Al Insanul Kamil.

Kurang dari satu jam rombongan Family Gathering sudah memasuki wilayah Taman Dayu dan langsung mengadakan kegiatan senam bersama. Awalnya semua peserta masih berkumpul dengan satu keluarga dan beberapa keluarga lainnya. Acara semakin menarik karena langsung diadakan kegiatan fokus pada lagu dan gerakan yang tidak boleh dilakukan. Semua peserta hingga babak akhir ternyata masih menyisakan 6 peserta yang masih bertahan. Namun ketika fokus sudah mulai kendor hingga akhirnya tidak satupun bisa bertahan di babak akhir senam. Acara dilanjutkan dengan sarapan pagi, namun selepas itu masih ada kegiatan lainnya yang sudah menanti yaitu pertandingan futsal beregu khusus laki-laki. Semua berbaur menjadi satu tim, malah ketua Yayasan Al Insanul Kamil ikut ambil bagian lomba futsal.

Setelah dirasa cukup, perjalanan dilanjutkan ke Wisata Bhakti Alam di daerah Pasuruan. Daerah yang penuh dengan perkebunan buah-buahan ini menjadi sasaran kedua Family Gathering. Para peserta langsung diajak untuk mengitari kawasan perkebunan dan dipandu guide dari Wisata Bhakti Alam. Ketika sampai di tujuan, semua peserta tidak bisa bersantai-santai dan langsung dihadapkan pada kegiatan. Acara diawali dengan membuat kelompok yang berbeda. Satu keluarga langsung terpisah menjadi empat kelompok. Setiap permainan yang diajarkan selalu mengajak peserta untuk melakukan kekompakan bersama. Setiap satu game seluruh kelompok menampilkan yel-yel penyemangat. Walau berbeda satu kelompok, setiap anggota keluarga bersaing dengan keluarganya sendiri.

Setiap kelompok berusaha untuk menunjukkan sebagai tim paling kompak setiap sesi kegiatan. Pemandu dari Bhakti alam terus mengajak pola berpikir tim untuk memecahkan setiap tantangan yang diberikan, kadang kelucuan dan melepas tawa ketika saat tertentu muncul setiap kelompok melakukan kesalahan. Di sesi akhir ini adalah kegiatan paling menantang yaitu membuat konstruksi pembuatan saluran air dari atas ke bawah. Semua instruksi sudah diberikan dan seluruh peserta melakukan apa yang diperintahkan namun ketika fokus peserta lepas akhirnya air tumpah dan membasahi peserta. Hal ini terus berulang kali hingga akhirnya air yang dialirkan ke tandon bisa terpenuhi.

Akhir kegiatan ini dilakukan refleksi tujuan dan sasaran yang dicapai dengan kegiatan Family Gathering. Sebuah kebersamaan yang terus dikembangkan sekaligus mengajak seluruh keluarga memajukan sekolah Islam Shafta. Dengan slogan Shafta Jaya, Keluarga Bahagia, semua merasakan manfaat dan kebersamaan dengan keluarga besar Sekolah Islam Shafta. Acara ditutup dengan makan durian bersama sebelum meninggalkan lokasi Wisata Bhakti Alam.

Yayasan Al Insanul Kamil Surabaya memang secara rutin mengagendakan kegiatan bagi karyawannya, dimana pada kegiatan ini menunjukkan tidak ada jarak antara semua karyawannya.

Kegiatan Family Gathering bersama karyawan ini dengan sendirinya menepis isu yang dikabarkan bahkan diberitakan di media massa bahwa sempat terjadi hubungan uang kurang baik dengan karyawan, namun ternyata hak itu justru memberi motivasi kepada seluruh karyawan lebih solid dan tetap loyal.

“Semoga apa yang kita berikan kepada karyawan, mampu memberi semangat dan motivasi saling auport satu sama lain,”pungkasnya. [adg/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar