Pendidikan & Kesehatan

Sekolah di Sampang Ambruk, Murid SD Belajar di Tempat Parkir

Siswa SDN Karang Nangger belajar di tempat parkir.

Sampang (beritajatim.com) – Diawali dengan retaknya dinding, dua ruang kelas Sekolah Dasar (SD) Negeri Karang Nangger I, Kecamatan Omben, Kabupaten Sampang, akhirnya ambruk. Tidak ada korban saat musibah terjadi. Sebab, para guru dan siswa libur.

Sebelum ambruk, satu lokal terdapat empat ruangan kelas. Yakni ditempati kelas dua, tiga, enam, dan kantor. Pasca atap dua kelas ambruk kantor dipindah menempati ruang perpustakaan.

Jalaluddin, Kepala Sekolah SD Negeri Karang Nangger I tidak tahu pasti penyebab ambruknya atap ruang kelas tersebut. Dia menduga karena tanah bergerak dan dinding banyak yang retak, sehingga tidak kuat menahan atap ruangan kelas.

Ambruknya dua ruangan kelas itu otomatis menyebabkan kekurangan ruangan untuk aktifitas KBM. Sehingga, pihak sekolah menggabung siswa kelas dua dengan kelas satu. Begitu juga dengan siswa kelas tiga disatukan dengan kelas lima.

Sementara ruang kelas enam tetap ditempati meski dalam kondisinya mengkhawatirkan. Untuk kelas empat menempati tempat parkir. “Kita sudah mengajukan permohonan rehab untuk kelas dua, tiga, empat, dan enam karena rusak total,” tegas Jalaluddin, Selasa (16/3/2021).

Terpisah, Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan (Disdik) setempat Arief Budiansor menjelaskan, kegiatan fisik untuk sekolah bisa melalui tiga program. Pertama, Dana Alokasi Umum (DAU) yang diusulkan melalui Musrenbang.

Kedua, diusulkan melaui Dana Alokasi Khusus (DAK) yang mengacu pada dapodik. Kementerian akan memadukan dapodik sekolah dengan data dalam aplikasi krisna yang diusulkan oleh Disdik. Ketiga melalui kementerian PUPR.

“Usulan perbaikan gedung dipadukan dengan data sekolah yang kita pegang. Khawatir nanti dobel kegiatan. Tetapi perlu diketahui kita sifatnya hanya mengusulkan, semoga saja dapat anggaran perbaikan,” tandasnya.

Sekedar diketahui, usia bangunan SD Negeri Karang Nangger I yang ambruk tersebut sebenarnya tergolong sudah tua. Karena dibangun pada 1987. Kemudian pada 2014 empat ruangan kelas yang berjejer tersebut direhab. [sar/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim Foto

Air Terjun Telunjuk Raung

Foto-foto Longsor di Ngetos Nganjuk