Pendidikan & Kesehatan

Sejam Operasi Masker, 30 Pengendara Terjaring di Semampir Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Hari ketiga operasi Yustisi penegakan aturan Inpres No 6 tahun 2020, Pergub no 53 dan Perda no 2 tentang ketertiban umum masa pandemik virus. Petugas kepolisian, TNI dan Pemda pun turun menggelar operasi di setiap Kecamatan.

Seperti operasi yustisi gabungan yang dilaksanakan oleh Polsek Semampir, selama sejam masih banyak pelanggaran pengendara tak bermasker. Tercatat masih ada 30 orang pengendara juga tak membawa masker. Padahal memakai masker, cuci tangan dan menjaga jarak adalah kebutuhan wajib pada era pandemik covid-19 saat ini.

“Kami melakukan operasi Yustisi selama sejam dapat 30 orang tak membawa masker. Mereka kita data dan dua diantaranya kita beri sanksi pust-up karena bandel. Tujuan penegakan memang perlu, yang wajib adalah sosialisasi protokol kesehatan menjadi habits atau kebiasaan baik selama pandemi. Jadi mari kita jaga kesehatan dengan protokol kesehatan 3 M,” papar Kapolsek Semampir, Kompol Aryanto Agus kepada beritajatim.com, Rabu (16/9/2020).

Lebih lanjut Kapolsek Semampir menjelaskan, selama melaksanakan razia pengguna jalan baik R2 dan R4 yang melintas di Jl Wonokusumo mnjadi sasaran utama. Pelanggaran Protokol kesehatan terutama yang tidak memakai masker akan dihentikan dan diberikan pembinaan.

Selanjutnya usai benar-benar melanggar tiga aturan yang ada, petugas melakukan tindakan hukum berupa tilang KTP. Nantinya pelanggar  bisa mengambil KTP di kantor pusat Satpol PP Surabaya pada tanggal 30 September 2020. Atau disita selama 14 hari.

“Usai menindak dan menegakkan aturan, petugas juga memberikan bantuan masker gratis bagi para pelanggar sambil menunggu giliran sidang. Setelah sidang selesai maka pelanggar mendapatkan surat tilang dengan keterangan KTP disita sementara,” tandasnya.(man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar