Pendidikan & Kesehatan

Sebulan, Polrestabes Surabaya Targetkan 9 Ribu Pendonor Plasma

Foto caption : Polrestabes Surabaya mengajak mantan pasien Covid mendonorkan darah Plasma di Jalan depan Mall BGJ, Surabaya, Jumat (29/1/2021). [Foto/Manik Priyo Prabowo]

Surabaya (beritajatim.com) – Polrestabes Surabaya terus menggaungkan ajakan donor darah plasma Konvalensen. Bahkan mereka merangkul dokter, TNI dan semua komunitas, agar turut andil dalam menekan peecepatan penanganan kasus Covid-19 di Surabaya. Tak tanggung-tanggung, selama sebulan Polrestabes Surabaya manergetkan 9 ribu pendonor.

Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Johnny Eddizon Isir menjelaskan, selama sebulan akan dilakukan sejumlah kegiatan. Diantaranya, screnning, wawancara dan proses pendonoran. Polrestabes Surabaya yakin program ini terselenggara. Karena pihaknya juga menggandeng Palang Merah Indonesia (PMI).

“Sebulan penuh akan dilakukan bulan bakti donor darah plasma konvalensen. Harapan kita bisa tembus 9 ribu pendonor,” katanya saat dihubungi beritajatim.com melalui telepon pribadinya.

Donor darah plasma untuk mempercepat penanganan pasien terjangkit Virus Corona. Melakui plasma darah ini, pasien akan lebih cepat sembuh. Karena plasma darah ini bisa memberikan tingkat kesembuhan besar untuk penderita sedang dan berat.

Oleh sebab itu, para mantan pasien Covid-19 di Surabaya akan dirangkul Polri supaya bisa mendonorkan darahnya. Sehingga, kedepannya pasien yang disembuhkan ini juga akan berbagi plasma darahnya untuk kesembuhan pasien lain.

“Ini adalah strategi kemanusiaan yang dimiliki orang Indonesia. Orang Indonesia itu memiliki jiwa gotong-royong, peduli, saling membantu dan tak pernah pamrih. Sehingga kita harapkan program bakti donor plasma ini bisa sukses dan membantu Indonesia pulih dari pandemi,” tandasnya.

Tata cara dan syarat donor darah Plasma Konvalensen. [Dokpol])
Sementara itu banyak anggota Polri yang sudah mempersiapkan diri dan mengikuti screaning ini. Bahkan beberapa anggota Polrestabes Surabaya juga sudah mendonorkan daranya plasma. Juga seluruh unit di Polrestabes melakukan screning darah untuk melihat kelayakan dan kemampuan personil sebelum donor.

“Rekan dari Polrestabes sudah ada beberapa yang menjadi donor plasma konvalesen. Caranya, pertama calon pendonor menscrening darah ke PMI, bila lolos dilanjutkan pengambilan donor plasma konvalesen di PMI,” jelas dr Dony, dari Dokpol (Dokter Polisi) Polrestabes Surabaya. [man/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar