Pendidikan & Kesehatan

SBMPTBR: 4.807 Orang Bersaing Masuk Unej di Tiga Kota dalam Situasi Pandemi

Rokhmad Hidayanto, Kepala Sub Bagian Humas Universitas Jember

Jember (beritajatim.com) – Sebanyak 4.807 orang bersaing masuk Universitas Jember dengan mengikuti ujian Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Besuki Raya (SBMPTBR) yang digelar di Kabupaten Jember, Lumajang, dan Bondowoso, 6-12 Agustus 2020.

Jumlah peserta mengalami penurunan. UTBK SBMPTBR 2019 diikuti oleh 6.507 peserta. Begitu juga jumlah kota penyelenggara juga berkurang. Probolinggo dam Banyuwangi tidak menjadi tempat penyelenggaraan, karena faktor pertimbangan situasi pandemi Covid-19. Namun peserta SBMPTBR dapat memilih program studi di Universitas Jember dan program studi di 23 perguruan tinggi swasta di wilayah Besuki Raya.

Tahun ini, ada 1.484 orang peserta yang menggunakan nilai hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), sehingga tak perlu mengikuti SBMPTBR. Sementara 3.323 peserta mengikuti ujian di kampus Unej di tiga kota tersebut dengan menggunakan protokol Covid-19.

Rokhmad Hidayanto, Kepala Sub Bagian Humas Universitas Jember, mengatakan, 1.317 orang peserta mengikuti ujian di kampus Jember, 823 orang mengikutinya di Bondowoso, dan 1.183 orang di Lumajang. Setiap hari digelar dua sesi UTBK, kecuali pada Jumat hanya ada sekali UTBK. “Khusus untuk lokasi UTBK SBMPTBR di kampus Bondowoso dan Lumajang, digelar UTBK hingga 9 Agustus saja,” katanya, sebagaimana dilansir Humas dan Protokol Unej, Jumat (7/8/2020).

Peserta wajib membawa hasil rapid test, memakai maskerm dan mengikuti pembatasan jumlah peserta UTBK SBMPTBR di tiap lokasi.

“Jika hasil rapid test peserta UTBK SBMPTBR ternyata reaktif, maka peserta bisa mengajukan ubah model seleksi ke nilai UTBK SBMPTN, atau mengikuti UTBK SBMPTBR susulan,” kata Rokhmad. [wir/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar