Pendidikan & Kesehatan

Satu PMI Asal Kota Mojokerto Isolasi di Rusunawa

Penjemputan satu orang PMI asal Perum Permata ljen Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Satu orang Tenaga Migrasi Indonesia (PMI) asal Kota Mojokerto dilakukan penjemputan oleh Tim Tracer Covid-19 Kota Mojokerto. Meski hasil rapid antigen negatif, namun PMI berjenis kelamin perempuan ini harus menjalani isolasi di Rusunawa Cinde.

Tim Tracer Covid-19 Kota Mojokerto berangkat dari gedung GMSC Kota Mojokerto menuju Asrama Haji Sukolilo Kota Surabaya untuk menjemput Widaningsih. PMI dari Malaysia ini merupakan warga Perum Permata ljen Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Usai dijemput di Asrama Haji Sukolilo Kota Surabaya, perempuan berusia 45 tahun ini langsung dibawa ke Rusunawa Cinde di Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Widaningsih harus menjalani isolasi di Rusunawa Cinde hingga tanggal 5 Mei mendatang dan baru diizinkan pulang ke rumah.

“Meski dari hasil pemeriksaan Tim Kesehatan Asrama Haji Sukolilo dan Tim Tracer Covid-19 Kota Mojokerto, negatif Covid-19 namun sesuai prosedur yang bersangkutan harus menjalani isolasi di Rusanawa Cinde,” ungkap Kepala Bidang (Kabid) Tenaga Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Mojokerto), Iwandoko. [tin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar