Pendidikan & Kesehatan

Satu Hati, Ajang Amal Bentuk Dukungan untuk RSTKA

Surabaya (beritajatim.com) – Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) kembali mendapatkan apresiasi dan dukungan. Kali ini hal itu datang dari Pakuwon Golf & Family Club, The Westin Surabaya, Sheraton Surabaya Hotel & Towers, Four Points by Sheraton-Pakuwon Indah, dan Four Points by Sheraton Surabaya.

Melalui acara Satu Hati, mereka kali ini menggelar malam amal untuk RSTKA. Ajang ini turut dimeriahkan oleh pianis Maximillian Schairer, violis Phillip Jonas, dan Marlupi Dance Academy. Wujud dari CSR beberapa perusahaan itu turut dipromotori oleh Jongky Goei dari antarbangsa.id

General Manager Complex Pakuwon Golf & Family Club, Alamsyah Jo, mengungkapkan jika pada tahun ini memang gelaran Satu Hati sengaja memberikan perhatian khusus kepada RSTKA. “Kami berharap tumbuh kapal-kapal baru seperti RSTKA agar dapat mencakup seluruh elemen masyarakat di pelosok negeri,” ujarnya.

“Melalui gelaran ini pun, kami berharap bisa menggugah seluruh masyarakat Indonesia agar tergerak untuk membantu saudara kita yang ada di pulau terluar Indonesia,” tambah Alamsyah.

Sebagai informasi, RSTKA adalah wujud perhatian dari gabungan alumni Universitas Airlangga (UNAIR) kepada seluruh masyarakat Indonesia. Terutama, bagi mereka yang membutuhkan pelayanan kesehatan di pulau-pulau terpencil dan terluar.

Mulai tahun 2017, Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga telah mengarungi laut Indonesia dan memberikan pelayanan kesehatan di pulau terpencil. Kurang lebih 900 relawan profesional dan kompeten dalam bidangnya yang terdiri dari dokter umum, dokter spesialis, dokter gigi, perawat, bidan, apoteker, jurnalis dan lain-lain telah ikut mengabdikan diri.

Salah satu fokus pelayanan kesehatan Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga adalah menangani kasus bedah baik minor maupun mayor karena kasus bedah biasanya tidak bisa ditangani di pulau terpencil sebab tidak ada tenaga kesehatan yang kompeten dan tidak tersedia peralatan operasi.(ifw/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar