Pendidikan & Kesehatan

Satu PDP asal Jakarta di RSUD Kabupaten Kediri Negatif COVID-19

Kediri (beritajatim.com) – Satu orang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang sempat menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Kediri dinyatakan negatif virus corona atau COVID-19. Pasien tersebut berasal dari Jakarta yang berkunjung ke Kabupaten Kediri, kemudian jatuh sakit.

“Satu PDP alhamadulillah hasilnya negatif dan itupun bukan warga Kediri. orang Jakarta yang menjadi temuan Dinas Kesehatan untuk dilakukan penanganan,” kata Mohammad Saifudin Zuhri, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Kediri, Sabtu (21/3/2020).

Selama ini, RSUD Kabupaten Kediri telah merawan tiga DPD. Tetapi ketiga-tiganya dinyatakan negatif corona. “Dari Dinas Kesehatan menyatakan negatif semua. Untuk satu pasien dari Jakarta masih dikarantina sampai 14 ke depan, baru dipulangkan ke keluarganya,” tambah Saifudin.

Sementara itu dari Data Statistik Corona Kabupaten Kediri hingga 21 Maret 2020 menyebutkan, jumlah Orang Dalam Risiko (ODR) sebanyak 449, Orang Dalam Pemantauan (OPD) sebanyak 11 orang. Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) nihil.

ODR adalah orang tanpa gejala seperti demam, batuk, pilet, namun memiliki riwayat perjalanan dari daerah terpapar COVID-19, sedangkan OPD adalah orang yang mengalami demam diatas 38 derajat celsius atau riwayat demam, atau gejala gangguan sistem pernapasan seperti pilet atau sakit tenggorokan, batuk dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala, memenuhi salah satu kriteria antara lain, memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di luar negeri yang melaporkan transmisi lokal.

Kemudian orang tersebut memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di area transmisi lokal di Indonesia. Adapun PDP adalah orang yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yaitu demam diatas 38 derajat celsius, atau riwayat demam, disertai salah satu gejala penyakit pernapasan berdasarkan gambaran klinis meyakinkan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala dan memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di luar negeri dan memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di area transmisi lokal di Indonesia.

Sementara itu, hingga kini Pemkab Kediri melalui BPBD terus melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum, pasar, tempat ibadah, pendidikan, dan pondok pesantren. Langkah preventif ini dilakukan untuk mencegah penyebaran virus Corona (COVID-19) dengan cara memutus mata rantainya. [nm/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar