Pendidikan & Kesehatan

Jadi Perhatian Forkopimda Jatim

Satu Desa di Jombang 70 Orang Positif Covid

Rombongan Forkopimda Jatim menyimak penjelaskan perkembangan Covid-19 di posko PPKM mikro, Rabu (24/2/2021) malam

Jombang (beritajatim.com) – Desa Candimulyo, Kecamatan/Kabupaten Jombang memantik perhatian Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Jatim. Pasalnya, di desa tersebut terdapat 70 orang positif Covid-19.

Walhasil, semenjak diterapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro, jumlah kasus positif di desa tersebut menurun. Forkopimda Jawa Timur, Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, serta Kapolda Irjen Pol Nico Afinta, melakukan pengecekan posko PPKM mikro di desa tersebut, Rabu (24/2/2021) malam. Nampak pula Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab bersama sejumlah pejabat.

Selain Candimulyo, rombongan juga mengecek Posko PPKM mikro dan Kampung Tangguh Semeru di Kelurahan Kepanjen, Kecamatan Jombang. Dari pengecekan itu diketahui, di desa Candimulyo, jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 70 orang. Dari jumlah itu, saat ini yang sembuh 57 orang, meninggal 8 orang dan positif aktif 5 orang.

Usai mengunjungi Desa Candimulyo, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa posisi Jawa Timur mulai kemarin sudah terbebas dari Zona Merah. Namun demikian, pihanya meminta seluruh masyarakat harus menjaga protokol kesehatan (prokes).

Rombongan Forkopimda Jatim saat mengunjungi Balai Desa Candimulyo, Jombang, Rabu (24/2/2021) malam

Oleh sebab itu, meski Jawa Timur sudah bebas dari zona merah, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jatim juga tetap melakukan kunjungan di posko-posko desa yang menjadi sentra PPKM mikro dari masing-masing Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW). Hal ini dilakukan untuk mendetailkan lagi intervensi yang lebih efektif.

“Di Desa Candimulyo, Jombang ini sudah bebas dari zona oranye. Namun sampai saat ini masih ada satu RT yang masuk zona kuning. Selebihnya, berada di zona hijau,” kata Khofifah yang didampingi Kapolda Jatim dan Pangdam V Brawijaya.

Dalam kunjungannya itu, Forkopimda Jatim juga meninjau ruang isolasi, ruang lumbung pangan, posko siaga covid-19. Pada kesempatan itu, Forkopimda Jatim menyerahkan bantuan sosial berupa 2 ton beras, 5.000 masker, 75 dus mie instan, serta 200 liter minyak goreng. [suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar