Pendidikan & Kesehatan

Satpol PP Kota Mojokerto Razia Masker

Sejumlah pengendara roda dua terjaring razia masker yang digelar Satpol PP Kota Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Kota Mojokerto melakukan razia masker di perempatan Pasar Burung, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Kamis (23/7/2020). Alhasil, sedikitnya 10 orang pengendara roda dua diberhentikan dan diminta menunjukkan identitas karena kedapatan tak memakai masker.

Razia tersebut dilakukan sesuai Peraturan Wali Kota (Perwali) Nomor 55 Tahun 2020 atas perubahan Perwali Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pedoman Tatanan Normal Baru pada Kondisi Pandemi Covid-19 di Kota Mojokerto Pasal 48 ayat 1 sampai 6, tak lain untuk mengajak masyarakat berperilaku disiplin. Disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di fasilitas publik.

Razia masker tersebut dilakukan anggota Satpol PP Kota Mojokerto di perempatan Pasar Burung. Sejumlah anggota Satpol PP berjaga di traffic light (TL) dan menghentikan sejumlah pengendara yang kedapatan tak memakai masker. Mereka diminta menunjukkan identitas dan digiring masuk ke dalam mobil Satpol PP.

“Maaf, minggir dulu ya. Mana maskernya? Sudah tahu tentang Perwali Nomor 55 Tahun 2020? Pengendara roda dua yang keluar rumah, wajib pakai masker. Jika tidak ada sanksinya. Bayar Rp200 ribu atau nyapu Alun-alun,” ungkap petugas saat mendapati pengendara roda dua yang tak memakai masker.

Alhasil, mereka yang tidak memakai masker diminta untuk menunjukkan identitas dan diberikan surat bukti pengamanan. Mereka kemudian diminta naik mobil Satpol PP Kota Mojokerto untuk dibawa ke Alun-alun Kota Mojokerto menjalankan sanksi sosial yakni menyapu fasilitas umum (fasum). [tin/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar