Pendidikan & Kesehatan

Satgas Penanggulangan Covid-19 Ponorogo Bentuk Tim Trauma Healing

Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni [dok.beritajatim.com]

Ponorogo (beritajatim.com) – Meski tidak dipandang sebagai aib, virus corona yang penyebarannya secara global membuat masyarakat paranoid tentangnya. Beberapa waktu yang lalu, ada warga yang menolak pemakaman jenazah yang positif Covid-19. Ada juga masyarakat yang mengucilkan warga atau keluarga yang terjangkit virus yang berasal dari Wuhan China itu.

Untuk mengatasi berbagai permasalahan atau keluhan tentang virus corona itu, satgas penanggulangan Covid-19 Ponorogo menyiapkan trauma healing atau penyembuhan trauma tentang virus tersebut. Masyarakat yang ingin berkonsultasi bisa menghubungi hotline Covid-19. Ya, konsultasi ini dilakukan secara online melalui nomor telepon yang sudah disediakan.

“Jadi masyarakat selain bisa mengakses layanan konsultasi online, mereka juga bisa mencari tahu berbagai informasi tentang virus corona ini,” kata Bupati Ipong Muchlissoni, Jumat (24/4/2020).

Fasilitas ini, kata Ipong online 24 jam. Masyarakat bisa mengetahui mulai data persebaran, informasi pemudik hingga keluhan langsung masyarakat kepada satgas. Bukan hanya untuk masyarakat, fasilitas trauma healing ini juga diutamakan untuk mereka yang sempat terjangkit Covid-19.

“Saat ini ada 8 pasien positif virus corona, semuanya merupakan klaster Sukolilo Surabaya. Mereka bisa memanfaatkan trauma healing ini untuk penyembuhannya,” katanya.

Tim trauma healing atau penyembuhan trauma ini diketuai langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ponorogo Sri Wahyuni Muchlissoni. Dalam tim tersebut, terdapat dokter, psikolog, pegiat masyarakat, hingga pendidik. Ipong berharap, dampak trauma dan ketakutan di masyarakat akibat pandemi ini dapat ditekan oleh tim tersebut.

“Layanan trauma healing ini juga sebagai upaya satgas dalam penanggulangan Covid-19 di Ponorogo,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar