Pendidikan & Kesehatan

Satgas Covid Sebut Demo Tanpa Masker Urusannya Dunia dan Akhirat

Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo

Surabaya (beritajatim.com) – Demonstrasi besar besaran menolak UU Cipta Kerja terjadi hampir di tiap kota besar Indonesia. Padahal saat ini pandemi belum berakhir, jaga jarak dan protokol kesehatan seolah olah tidak lagi diingat saat ribuan orang berkumpul dalam satu titik. Bahkan, banyak peserta demo yang tidak memakai masker.

Tentu saja, banyak pihak menjadi khawatir dengan situasi ini, terutama mereka yang berjibaku memberikan pelayanan dan perawatan kepada pasien Covid-19 dan yang berusaha menurunkan angka kasus positif dan kematian akibat Covid-19.

Dalam hal ini, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Letjen TNI Doni Monardo menyatakan prihatin dengan situasi demo yang terjadi di beberapa kota besar, termasuk Ibukota DKI Jakarta, di tengah wabah coronavirus.

“Ingat, mereka yang mengabaikan protokol kesehatan sehingga menimbulkan korban jiwa bukan hanya dimintai pertanggungjawaban di dunia, tetapi juga di akhirat,” kata Doni dengan kalimat yang jelas dan tegas.

Doni menyebutkan data dari beberapa kepolisian daerah yang melakukan pemeriksaan rapid test terhadap pendemo ditemukan ada yang reaktif. Selain itu, lanjut Doni Monardo, ada juga kepolisian daerah yang melakukan pemeriksaan dengan swab antigen hasilnya positif Covid-19. Namun ia tidak menyebutkan angka pasti pendemo yang terpapar virus corona.

“Ini harus disampaikan pada publik agar menghindari aktivitas berkerumun, hindari yang menyebabkan mengancam keselamatan diri sendiri, apalagi orang lain,” papar Doni Monardo.

Doni Monardo menekankan orang yang berbahaya bukan pasien Covid-19 yang sudah sembuh, melainkan orang positif yang belum melakukan pemeriksaan atau yang biasa disebut orang tanpa gejala (OTG).

Begitu tiba di rumah usai aktivitas di luar, termasuk demo, tanpa sengaja OTG ini dapat menulari keluarga terdekat lain, terutama orangtua yang memiliki penyakit penyerta (komorbid). Seperti diketahui kaum lansia dan komorbid sangat rentan tertular virus corona.

Doni Monardo – yang baru saja melakukan kunjungan kerja ke Sulawesi, Papua, dan Bali – berpesan agar seluruh komponen masyarakat dan keluarga bisa saling menguatkan dan mengajak orang lain disiplin menjalankan protokol kesehatan. [adg/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar