Pendidikan & Kesehatan

Sapi Peternak Milik Warga Dapat Pengobatan Massal dari UB

Pengobatan sapi massal oleh dokter mengabdi UB.

Malang (beritajatim.com) – Wakil Rektor Bidang Akademik Prof.Dr.Aulanni’am,drh.,DES bersama tiga dosen Universitas Brawijaya (UB) yakni, drh. Widi Nugroho Ph.D, Siska Aditya S.Pt., M.App.Sc., Ph.D dan drh. Rahadi Swastomo M.Biotech (FKH) melakukan pengobatan massal kepada sapi-sapi peternak di Desa Sukowono, Bondowoso.

Pengobatan massal untuk sapi, karena hewan ternak ini rentan terkena penyakit cacingan atau helminthiasis. Penyebab cacingan pada sapi antara lain kondisi pakan yang tidak bersih dan mengandung larva cacing. Sedangkan jenis cacing yang menginveksi antara lain cacing gilig, cacing hati, dan cacing pita.

Prof. Aulani’am menjelaskan, gejala umum sapi yang terinfeksi cacing antara lain menunjukan penurunan nafsu makan, kurus, susah buang air besar atau bahkan tidak teratur. Penanggulangan permasalahan itu dapat dilakukan dengan sanitasi kandang yang baik, pemilihan pakan, pemusnahan inang pada pakan, dan pemberian obat cacing.

“Pada kegiatan doktor mengabdi ini, tim melakukan evaluasi efikasi obat cacing pada kondisi lokal, memberi tambahan skill dan pengetahuan kepada personil diagnostik di laboratorium kesehatan hewan Tamanan-Bondowoso, serta membagi ilmu tentang pengendalian penyakit cacingan pada sapi,” kata Prof. Aulani’am, Jumat (29/11/2019).

Salah satu anggota tim doktor mengabdi Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) drh. Widi Nugroho Ph.D mengatakan, Obat cacing diberikan kepada semua peternak. Jumlah peternak sebanyak 442 orang dengan total populasi sapi 814 ekor.

“Jumlah dosis obat yang diberikan 1008 dosis. Sehingga ada persediaan 184 dosis, diserahkan kepada Kepala Desa, penggunaannya didampingi oleh petugas kesehatan hewan atau Puskeswan,” ujar Widi.

Kegiatan yang juga dibantu oleh dosen Fakultas Peternakan (Fapet) Siska Aditya S.Pt., M.App.Sc., Ph.D dan drh. Rahadi Swastomo M.Biotech (FKH) ini dilakukan selama empat bulan bersama Dinas Pertanian Bondowoso, perangkat desa dan peternak .

“Keberhasilan program doktor mengabdi ini hanya awal menuju cita-cita besar yakni eradikasi cacingan pada sapi dan peningkatan perekonomian peternak sapi di Bondowoso. We don’t say goodbye, kerjasama akan dilanjutkan ditahun-tahun mendatang untuk mewujudkan cita-cita bersama tersebut,” tandas Widi. [luc/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar