Pendidikan & Kesehatan

Santri di Bojonegoro Mulai Dipulangkan, Pengasuh Ponpes: Penjemput Harus Keluarga

Bojonegoro (beritajatim.com) – Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Rosyid, Jalan KH R Moh Rosyid No 86, Dalem Lor, Ngumpak Dalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, mulai memulangkan para santri.

Salah seorang pengasih Ponpes Al Rosyid Syaifullah mengungkapkan, pemulangan santri mulai dilakukan mulai hari ini dan besok. Pemulangan dilakukan selain karena mulai libur, juga sesuai dengan surat instruksi Bupati Bojonegoro.

Sedikitnya ada sekitar 800 santri yang dipulangkan itu, kata Syaifullah harus dijemput oleh wali santri atau orang tuanya langsung. “Tidak boleh pulang naik kendaraan umum. Termasuk dari santri Bojonegoro dan luar daerah,” ujarnya, Selasa (31/3/2020).

Sebelumnya Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah juga mengeluarkan surat instruksi agar para santri dipulangkan sementara hingga status kejadian luar biasa (KLB) bencana non alam dicabut, untuk mencegah penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19).

Surat bernomor 338/412033/2020 yang ditujukan kepada Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro itu merujuk pada keputusan Kepala BNPB nomor 13.A tahun 2020 tentang Perpanjangan Status Keadaan Tertentu Darurat Bencana Wabah Penyakit Akibat Virus Corona di Indonesia sampai 29 Mei 2020.

Surat tersebut dikeluarkan oleh Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah usai adanya satu orang Pasien dalam Pengawasan (PDP) Corona asal Desa Penganten, Kecamatan Balen yang meninggal dunia. “Santri yang bermukim untuk dipulangkan dan belajar di rumah sampai status kedaruratan dicabut oleh pemerintah,” katanya dalam surat instruksi Bupati.

Sekadar diketahui, hari ini santri asal Bojonegoro yang mondok di pesantren Lirboyo Kediri juga dipulangkan. Pemulangan sebanyak 113 santri itu dilakukan dengan menggunakan enam armada. Pemulangan diorganisir oleh Himpunan Santri Alumni Lirboyo dan turun di Terminal Rajekwesi untuk melakukan tes kesehatan sebelum kembali kepada keluarga. [lus/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar