Pendidikan & Kesehatan

Sanggar Ini Latihan Tari Tetap Patuhi 3M

Surabaya (beritajatim.com) – Masyarakat dalam proses menjalani segala aktivitas dengan panduan new normal agar segala aktivitas yang sempat mandek bisa berjalan kembali.

Itulah yang dilakukan oleh sanggar Spectra Dance Studio, di Tropodo Sidoarjo yang dipimpin oleh Mila Hayati. Sanggar Spectra Dance Studio seperti namanya merupakan tempat latian tari yang terdiri dari dua kelas, yakni kelas anak dan dewasa.

Setelah mandek selama kurang lebih 6 bulan karena pandemi Covid-19 dan PSBB di Surabaya Raya, Juli lalu, Mila kembali membuka kelas tari dewasa.

“Kita selama pandemi ini cuma online saja, tapi kan kalau online saja itu tidak efektif, karena tidak terlihat detailnya. Akhirnya bulan Juli itu PSBB sudah longgar jadi mulai buka buat kelas dewasa,” ujar Mila, Senin (19/10/2020).

Selain hanya membuka kelas online selama pandemi ini, sanggar yang digerakkan oleh Mila ini sejak Januari-Agustus 2020 hanya ada 1 tanggapan (pentas bayaran) tari. Padahal sebelum pandemi Mila bisa dapat tanggapan tari hingga sebulan sekali atau lebih.

Sejak kelas tari dewasa dibuka kembali, Mila tidak menjalankannya secara sembarangan, ia pun mengikuti kebiasan new normal dan penegakkan protokol pencegahan Covid-19. Mila mengaku menerapkan protokol pencegahan Covid-19 selama latian tari bisa dibilang cukup berat, karena tari menuntut gerakan fisik, sehingga sirkulasi udara baiknya diusahakan tetap lancar.

“Dateng anak anak cuci tangan dahulu atau pakai handsanitaizer, kami sediakan handsanitaizer disini. Datang sudah harus pakai masker, latian juga terus pakai makser. Ya kalau pengap latian pakai masker kami down dulu, istirahat dulu. Selain itu, kami juga selalu atur jarak, setidaknya kalau ngobrol dan istirahat duduknya diatur renggang renggang,” tambahnya.

Meski demikian Mila bersama anak anak didiknya tetap bersemangat mematuhi protokol kesehatan dan protokol pencegahan Covid-19 yang dianjurkan pemerintah.

Aisyah salah satu anak didik di Sanggar Spectra Dance Studio mengatakan bahwa dirinya sejak kembali masuk kelas tari selalu menerapkan protokol kesehatan, pakai masker, pakai handsanitaizer, jaga jarak.

“Pengap si latian pakai masker, tapi kan pakai masker itu protokol kesehatan biar gak kena Covid. Orang tua juga mendukung kok, malah sering mengingatkan jangan lupa pakai masker, jaga jarak, gitu,” ungkap Aisyah.[adg/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar