Pendidikan & Kesehatan

Salat Jumat di Mojokerto Tetap Digelar dengan Jaga Jarak

Foto ilustrasi

Mojokerto (beritajatim.com) – Sejumlah masjid di Kabupaten Mojokerto masih menggelar salah Jumat seperti Masjid Jami’ Makbadul Muttaqin Jalan Masjid, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Jumat (10/4/2020). Namun barisan shaf salat diatur sehingga ada jarak antar jamaah salat Jumat.

Hal ini dilakukan sesuai dengan Surat Edaran (SE) yang diterima takmir Masjid Jami’ Makbadul Muttaqin. Jika salat Jumat wajib digelar namun harus jaga jarak. Pengaturan barusan shaf salat dilakukan untuk memutuskan mata rantai penyebaran virus corona (Covid-19) khususnya di lingkungan masjid.

Takmir Masjid Jami’ Makbadul Muttaqin, H Suaib Nabawi (72) mengatakan, jika sebelumnya ia didatangi pihak kepolisian dan menyampaikan SE terkait salat Jumat wajib namun harus menjaga jarak. “Ada dua polisi datang ke rumah dan memberikan surat edaran untuk mengatur barisan salat Jumat,” ungkapnya.

Masih kata H Suaib, sebelumnya pihaknya juga sudah menjalankan himbauan untuk membuat jarak barisan shaf salat yakni minimal setengah meter antar jamaah. Namun karena di sekitar lokasi banyak masjid yang tidak menggelar salat Jumat, sehingga pada salat Jumat di Masjid Jami’ Makbadul Muttaqin banyak jamaah.

“Sebagian masjid disini tidak menggelar salat Jumat. Jadi tadi banyak yang salat disini. Kita sudah atur tapi yang terakhir tadi pada banyak yang langsung masuk, namanya orang banyak ya gitu. Ke depan, kita tetap akan datang lebih awal dan mengatur jarak barisan shaf agar ada jarak,” ujarnya.

H Suaib menambahkan, selain mengatur jarak barisan shaf salat agar ada jarak antara jamaah, takmir Masjid Jami’ Makbadul Muttaqin juga menyiapkan cuci tangan dan hand sanitizer di depan pintu masuk masjid. Ada petugas yang mengarahkan agar jamaah sebelum masuk halaman untuk cuci tangan.

Sementara itu, salah satu jamaah, Jevi Ismantoro (24) mengungkapkan, jika salat Jumat dengan menjaga jarak menurutnya sangat baik dilakukan. “Namanya juga ibadah, Menurut saya, ya memang harus menjaga jarak agar lebih aman dari penyebaran virus corona,” tegasnya.[tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar