Pendidikan & Kesehatan

Sabuk Pusar Bayi Ini Jadi Satu dengan Popok sehingga Lebih Praktis

Nitya Alfiana Yuniar

Surabaya (beritajatim.com) – Lima Mahasiswa dari Pekan Kreativitas Mahasiswa (PKM) dari Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) membuat sabuk pusar sehat (Sapuse).

Lima mahasiswa ini antara lain Nitya Alfiana Yuniar, Agutin Elok Tresyana, Suci’ Abidah, Hanifah Tyas Ayu Ningsih dan Nur Hasanah membuat Sapuse.

Salah satu tim PKM Unusa, Nitya Alfiana Yuniar menjelaskan jika sapuse ini berbeda dengan sabuk pusar pada umumnya. Dimana sabuk pusar yang dibuat oleh mahasiswa Unusa berbentuk seperti popok.

“Jadi selain sebai sabuk sapuse ini juga berguna untuk sebagai popok untuk bayi sebagai penahan pusar untuk bayi yang mengalami hernia umbilikasis (Pusar bodong),” beber Nitya).

Nitya menjelaskan dibandingkan sabuk pusar yang ada di pasaran mudah bergeser. “Dengan jadi satu sama popok tidak akan bergeser dari pusar,” bebernya.

Sapuse terbuat dari kain yang sangat nyaman untuk bayi serta berbahan kain waterproof sehingga dapat menahan air kencing agar tetap didalam (tidak bocor). Dengan bentuk sebagai popok membuat praktis saat digunakan. “Jadi tidak mudah bergeser dari pusar posisi sabuk penahan pusar tersebut,” ucap Nitya. [but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar