Pendidikan & Kesehatan

RT/RW Harus Aktif Sosialisasikan PSBB Malang Raya

Wali Kota Malang, Sutiaji.

Malang (beritajatim.com) – Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Malang Raya, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu akan segera dimulai sejak Minggu (17/5/2020) hingga 14 hari ke depan. Saat ini masuk masa sosialisasi selama tiga hari terhitung mulai Kamis (14/5/2020) hingga Sabtu (16/5/2020) esok.

Dengan waktu yang mepet, Pemda di Malang Raya harus mengebut melakukan sosialisasi agar warga tidak bingung dengan aturan selama masa penerapan PSBB Malang Raya. Di Kota Malang, RT/RW dilibatkan aktif untuk melakukan sosialisasi kepada seluruh warga yang ada di perumahan ataupun perkampungan.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan RT/RW berperan aktif karena merupakan kepanjangan tangan pemerintah di lingkungan warga. Langkah kedua adalah mengumpulkan seluruh camat dan lurah secara bergiliran untuk membagikan tugas sosialisasi kepada warga.

“Sosialisasi PSBB lewat RT/RW itu yang kami gunakan. Saya juga mengumpulkan para camat dan lurah untuk membagi tugas. Sehingga informasi PSBB Malang Raya ini mudah tersampaikan ke masyarakat,” papar Sutiaji, Jumat (15/5/2020).

Sosialisasi PSBB wajib dilakukan Pemda Malang Raya demi masyarakat mendapatkan informasi yang benar tentang pelaksanaan PSBB. Selain melibatkan RT/RW, camat dan lurah. Pemkot Malang juga blusukan ke pasar tradisional serta memanfaatkan media sosial yang mereka miliki.

“Sambil sosialisasi kami lakukan simulasi pengamanan di cek poin. Kami prediksi tidak seperti di Surabaya, Karena pelaksanaannya kan hari Minggu sehingga mobilitas orang tidak terlalu banyak,” tandasnya. [luc/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar