Pendidikan & Kesehatan

RSTKA Bantu Operasi Pembengkakan Kepala di Majene

Surabaya (beritajatim.com) – Kapal Pinisi Rumah Sakit Terapung Ksatria Airlangga (RSTKA) saat ini telah berada di Pelabuhan Palipi, Majene Sulawesi Barat. Selain memberikan bantuan medis kepada korban gempa Sulbar, RSTKA juga memberikan pegobatan gratis kepada warga sekitar.

Salah satunya Nur Ainun (6,5) yang mendapat pelayanan pembedahan karena ada bisul sebesar buah alpukat di bagian belakang kepala. Nur Ainun merupakan warga Desa Somba di Kecamatan Sendana, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat.

Zarkiyah, ibu sang anak mengatakan bahwa anaknya merasanya nyeri dan sakit. Siswa kelas 1 SD itu sering kesakitan jika kepalanya digerakkan. Setelah menjalani pemeriksaan di poli lapangan di Pelabuhan Palipi, ia mendapat giliran pembedahan pada 27 Januari.

Setelah pembedahan yang dilakukan di Kapal RSTKA, wajah Zarkiyah tampak lega setelah melihat suaminya membopong anaknya dengan perban di kepala keluar dari kapal. Ia membantu anak dan suaminya ke mobil bak terbuka yang sudah lama menunggu. Ia membantu anaknya didudukkan di kursi penumpang.

“Terima kasih banyak. Anak saya mendapatkan operasi gratis di RSTKA. Kami bukan orang kaya. Kami tak punya BPJS. Jadi, kami selalu berpikir panjang saat akan membawa anak ke rumah sakit. Saat mendapatkan operasi gratis ini, saya sangat bersyukur,” kata Zarkiyah, Kamis (28/1/2021).

Ia mengisahkan, Nur Ainun mengalami masalah di kepalanya sekitar sebulan. Apa yang disebutnya ‘bisul’ itu makin lama makin membesar. Sudah dibawa ke dokter, sejauh ini hanya diberi obat. Namun, bengkaknya semakin besar.

Dari petugas kesehatan dan tetangga-tetangganya, ia tahu ada pelayanan medis di RSTKA. Maka, suaminya segera membawa Nur Ainun ke kapal RSTKA yang baru saja berlabuh.

“Gempa ini turut membawa berkah bagi keluarga saya. Gempa membuat RSTKA datang sehingga anak saya turut mendapat pertolongan,” katanya. [adg/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar