Pendidikan & Kesehatan

RSI Aisyiyah Malang Bantah Pernah Rawat Bule Belanda Positif Covid-19

Klarifikasi dari RSI Aisyiyah Malang.

Malang(beritajatim.com) – Media sosial dihebohkan pengakuan seorang pelancong atau turis asal Belanda bernama Helmonder Joey (21). Dia mengaku sakit pada bulan Januari lalu, bule ini kemudian mengaku dirawat di sebuah Rumah Sakit Islam di Malang selama 9 hari.

Dilansir dari www.ed.nl perjalanan Joey di Asia Tenggara di mulai dari Singapura pada awal Januari. Dia kemudian menuju Malang, suhu tubuhnya meninggi sampai 41 derajat celcius. Bahkan dia dilaporkan pingsan. Joey dirawat selama 9 hari, hingga sembuh. Kemudian dia terbang ke Spanyol, sebelum akhirnya pulang ke Belanda.

Di Belanda dia berfikir, sakit yang dia alami di Malang diduga sakit karena Virus Corona Covid-19. Lalu dia menghubungi RSI di Malang Dia minta agar darah dia yang dulu pernah diambil medis saat dirawat untuk diuji di labolatorium. Permintaannya dipenuhi dan hasilnya, dia ternyata positif corona.

Di media sosial, beredar potongan pesan yang mengatasnamakan RSI Aisyiyah Malang. Dia memperkenalkan dirinya sebagai Dhea Daritsh. Dalam potongan gambar pesan itu, Dhea mewakili RSI Aisyiyah membenarkan bahwa Joey terinfeksi virus Covid-19 selama dirawat di rumah sakit.

Kabag Humas RSI Aisyiyah, Riana membantah pernah merawat pasien dengan nama Helmonder Joey. RSI Aisyiyah juga membantah memiliki karyawan bernama Dhea Daritsh. Mereka menilai informasi yang beredar di media sosial merupakan kabar bohong dan hoax. Klarifikasi ini pun telah diterbitkan oleh RSI Aisyiyah Malang di beberapa media sosial milik mereka.

“Semuanya sesuai klarifikasi pak Direktur kami. Pasti ada bukti kwitansi atau surat keterangan pulang atau apapun lah bila dia dirawat di RSI Aisyiyah Malang,” kata Riana, Kamis, (26/3/2020).

RSI Aisyiyah meminta masyarkat untuk berhati-hati dalam memperoleh informasi maupun menyebarkan informasi. Pastikan semua informasi yang diterima merupakan kabar valid. Mereka menyarankan masyarakat untuk mengecek kebenaran kabar melalui layanan telepon milik mereka. (luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar