Pendidikan & Kesehatan

RS Semen Gresik Sulap Rumah Dinas Jadi Tempat Penyimpanan Vaksin

Gresik (beritajatim.com) – Proses vaksinasi terus dilakukan terhadap tenaga kesehatan (Nakes) di bulan ini. Sebelum kegiatan dilakukan, vaksin tersebut harus steril dan tersimpan di tempat yang dingin.

Salah satu rumah sakit yang mendapat distribusi vaksin adalah RS Semen Gresik (RSSG). Rumah sakit yang beroperasi sejak 1995 itu, mendukung program vaksinasi yang digaungkan pemerintah. RSSG menyulap rumah dinas menjadi tempat penyimpanan vaksin.

Kepala RS Semen Gresik dr Muchdor menuturkan, keberadaan tempat penyimpanan vaksin atau rumah vaksin untuk memastikan bahwa vaksin yang disimpan dalam kondisi steril dan sesuai standar Kemenkes.

“Lokasinya penyimpanan vaksin berada di belakang rumah sakit, dan tidak ditempatkan berada dalam satu lokasi,” tuturnya, Rabu (20/1/2021).

Langkah ini, kata Muchdor, sekaligus mendukung pemerintah untuk vaksinasi serentak. Karena seorang yang mendapatkan vaksin Covid-19 juga dapat melindungi orang-orang di sekitarnya. Khususnya, kelompok yang sangat berisiko. Bila diberikan secara massal, vaksin Covid-19 juga mampu mendorong terbentuknya kekebalan kelompok (herd immunity) dalam masyarakat.

Sesuai persyaratannya penerima vaksin, terlebih dulu di-screening pertama melalui validasi data, yaitu pendaftaran dan verifikasi dengan menunjukkan e-ticket dan bukti identitas lainnya. Selanjutnya, petugas kesehatan melakukan anamnesa dan pemeriksaan fisik sederhana untuk melihat kondisi kesehatan dan mengidentifikasi penyakit penyerta.

Sedangkan screening ketiga penerima vaksin diberikan dengan cara disuntik. Sreening keempat atau terakhir adalah observasi selama 30 menit untuk memonitor.

Dokter Oktavianto dan Mery selaku tenaga nakes RSSG merupakan orang pertama yang menerima vaksin. Saat disuntik keduanya tidak merasakan efek sampingnya. “Alhamdulilah, tidak merasakan efek samping apapun setelah menerima vaksinasi Covid-19,” ungkap dr Oktavianto. [dny/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar