Pendidikan & Kesehatan

RS Lapangan Malang Dianggap Terbaik, Khofifah: Tempatnya Indah

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meninjau Rumah Sakit Darurat Lapangan Politeknik Kesehatan Malang (Polkesma).

Malang (beritajatim.com) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Rumah Sakit Darurat Lapangan Politeknik Kesehatan Malang (Polkesma) bersama Pangdam V Brawijaya Mayor Jenderal TNI Suharyanto dan Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta, Sabtu (5/12/2020). Setelah berkeliling, Khofifah menyebut tempat RS Lapangan Malang indah.

RS Lapangan Malang diklaim RS Lapangan terbaik karena tempatnya representatif bagi pasien COVID-19. Di setiap ruang isolasi terdapat teras yang berfungsi untuk tempat interaksi sesama pasien. Kemudian halaman depan ruang isolasi cukup terbuka, karena disuguhkan pemandangan taman yang cukup luas.

“Ini indah. Tamannya sudah siap, setiap ruang isolasi ada teras. Jadi kalau misalnya, bedanya dengan RS Indrapura (Surabaya) kalau di sini mungkin saat dia (pasien) bosan di kamar dia bisa sambil apa (aktivitas) dengan temannya di teras,” kata Khofifah.

RS Lapangan Malang berkapasitas 306 kasur, 10 diantaranya untuk ICU. RS Lapangan difungsikan untuk, pasien dengan kriteria ringan dan sedang. Fasilitas ini disediakan gratis tanpa dipungut biaya, termasuk pelayanan kafe 24 jam.

“Kemudian ada kafe 24 jam free. Olahraga relatif akan terpandu, dan gizi, jangan lupa, gizi itu takarannya sangat presisi. Karena harus gizinya baik, harus hepi (senang) dan semua termonitor secara detail. Bahkan kita pasang negatif pressure, ya kalau misal ini dibutuhkan, akan digunakan untuk melayani dengan gejala klinis tertentu,” papar Khofifah.

Perbedaan RS Lapangan Malang dan RS Indrapura Surabaya karena RS Indrapura bangunan gedungnya sudah lama tidak difungsikan, bahkan perlu dibuatkan taman untuk menambah keasrian. Sedangkan RS Lapangan Malang hanya perlu penyesuaian agar layak digunakan dalam penanganan Covid-19.

“Saya melihat, Indrapura itu dari mulai awal, dari mulai belum apa-apa, saya keliling ke atas, ke bawah, sampai bikin taman, karena memang itu sudah puluhan tahun tidak dipakai. Kalau ini (Malang) ibaratnya ready, dibenahi, sebagaimana RS untuk melayani pasien Covid-19,” tandasnya. [luc/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar