Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

RS Enggan Hubungi PMI, Pasien Covid Diincar Penipu Berkedok Plasma Konvalesen

Kegiatan donor darah PMI Jember.

Jember (beritajatim.com) – Palang Merah Indonesia Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengingatkan adanya penipuan bermodus penawaran jasa plasma konvalesen. Warga yang membutuhkan plasma darah tersebut diharapkan menghubungi langsung PMI.

Plasma konvalesen adalah plasma darah yang mengandung anti bodi SARS-CoV-2 dan berasal dari pasien yang sudah dinyatakan sembuh dari Covid-19. Plasma ini adalah terapi tambahan bagi pasien Covid-19.

“Seorang pasien diberi terapi plasma atas perintah dokter yang merawat di rumah sakit. Perintah ini harus dilaksanakan oleh rumah sakit, siapapun yang bertugas. Rumah sakit harus mengajukan formulir permohonan kepada PMI untuk meminta plasma konvalesen. Setelah data lengkap, baru PMI menjawab,” kata Ketua PMI Jember Zaenal Marzuki.

Namun yang terjadi, menurut Zaenal, petugas rumah sakit ada yang enggan mengirimkan formulir ke PMI, sehingga keluarga pasien diminta mengupayakan sendiri. “Jangan keluarga pasien dilepas demikian, karena di luar sana banyak penipu yang siap menerkam mereka. Rumah sakit harus bertanggung jawab, kami harapkan kerjasama rumah sakit,” katanya.

Pasien tidak dikenai biaya. “Biaya tentu sudah ditanggung Kementerian Kesehatan melalui Satgas. Rumah sakit yang akan mengajukan klaimnya kepada Satgas atau Kementerian Kesehatan,” kata Zaenal.

Secara umum, ada tiga cara permintaan plasma konvalesen ke PMI. Pertama, dengan formulir permintaan darah yang ditandatangani dokter penanggungjawab pasien (DPJP) dari rumah sakit tempat pasien dirawat. Permohonan ini disertai sampel darah pasien, dan akan dipenuhi jika stok golongan plasma darah yang memenuhi syarat tersedia. Dalam hal ini, rumah sakit berkoordinasi dengan Unit Donor Darah PMI.

Kedua, keluarga pasien datang langsung ke UDD PMI dengan membawa donor pengganti dan menyertakan surat permintaan plasma dari rumah sakit. Ketiga, keluarga pasien datang langsung membawa surat permintaan dari RS jika stok darah plasma konvalesen tersedia di PMI Jember. Mereka yang meminta plasma atas kemauan sendiri harus mengganti biaya pengolahan darah, sebesar Rp 2 juta – 2,5 juta per kantong 200 mililiter. [wir/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar