Pendidikan & Kesehatan

RS Darmayu Ponorogo Pisahkan Ruangan Anak dengan Pasien Lain

Ponorogo (beritajatim.com) – Sebagai bentuk proteksi dari Covid-19, rumah sakit umum (RSU) Darmayu jalan Sutomo Ponorogo memisahkan ruang ibu dan anak dengan pasien lain. Sebab, ibu melahirkan dan anak dianggap sangat riskan tertular virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut.

“Kami sangat perhatikan kesehatan untuk ibu dan anak, makanya kami pisah dengan pasien penyakit lain,” kata Humas RSU Darmayu Tri Nureni, Selasa (27/10/2020).

Bukan hanya ruangan, Reni sapaan akrab Tri Nureni juga menyebut jika gedungnya juga terpisah dengan gedung yang merawat pasien penyakit lain. Selain itu juga terpisah dengan ruang isolasi untuk pasien positif Covid-19. Sebab, RSU Darmayu juga menjadi salah satu rumah sakit swasta yang menjadi rujukan untuk perawatan dan isolasi pasien Covid-19.

“Jadi jangan khawatir terhadap virus corona jika ingin persalinan di rumah sakit ini. Gedung 6 lantai ini hanya khusus untuk perawatan ibu dan anak dan terpisah dengan ruang perawatan dan isolasi pasien Covid-19,” katanya.

Sterilisasi terhadap virus corona di gedung melati khusus pasien ibu dan anak itu pun juga diperhatikan serius. Pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin dilakukan bagi orang yang akan masuk gedung yang mulai beroperasi pada tanggal 1 Oktober 2020 tersebut. Di depan gedung, disedikan tempat cuci tangan. Ada skrining awal di depan pintu masuk.

“Petugas kami yang melakukan cek suhu tubuh menggunakan APD level dua di penerimaan awal,” ungkap Reni.

Selama pandemi ini, pihaknya juga meniadakan jam besuk. Khusus penunggu pasien, ditetapkan hanya dua orang saja. Untuk pasien persalinan yang dirawat di kamar kelas tiga, hanya boleh ditunggu oleh satu orang oleh ibu dari pasien. Suami pasien hanya boleh menunggu diluar ruangan.

“Khusus pasien persalinan, mereka yang dirawat di bangsal itu kita perhatikan sekali privasinya. Hanya boleh ditunggu oleh satu orang,” pungkasnya.

Data terbaru jumlah pasien positif Covid-19 di Ponorogo berjumlah 521 orang. Dengan tingkat kesembuhan yang relatif tinggi, yakni mencapai 469 orang. Dan pasien positif Covid-19 yang meninggal hanya 18 orang. (end/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar