Pendidikan & Kesehatan

Riwayat Staf BNNK Mojokerto Terkonfirmasi Covid-19

Mojokerto (beritajatim.com) – Satu orang staf Badan Narkotika Nasional (BNNK) Mojokerto terkonfirmasi positif Covid-19 merupakan tenaga honorer di Bagian Adminstrasi di Pemberantasan Narkoba. Diduga yang bersangkutan kontak dekat dengan satu orang tahanan BNNK Mojokerto yang terpapar Covid-19.

Satu orang staf tersebut diketahui positif setelah sebelumnya bersama tiga orang staf lainnya menjalani uji swab pada Jumat (18/9/2020). Hal ini sebagai upaya tracing awal BNNK lantaran pada, Kamis (17/9/2020) malam ada salah satu tahanan narkoba tahap dua pelimpahan dari Polda Jatim terpapar Covid-19.

“Dari situ kami swab khusus tim pemberantasannya. Ternyata hasilnya ada satu personel bagian admin yang positif. Dia tidak punya riwayat bertemu dengan tersangka. Namun, setelah dilakukan tracing lebih jauh, dia diketahui punya riwayat ke luar kota,” ungkap Kepala BNNK Mojokerto, AKBP Suharsi, Rabu (23/9/2020).

Yang bersangkutan menginap di saudaranya di Waru, Kabupaten Sidoarjo pada saat mengikuti tes TKJ untuk CPNS BNN di Polda Jatim. Setelah diketahui positif Covid-19, yang bersangkutan langsung melakukan isolasi di gedung Rumah Susun Sewa (Rusunawa) Cinde milik Pemkot Mojokerto hingga 14 hari ke depan.

Untuk tahanan narkoba yang terpapar Covid-19, lanjut Kepala BNNK, statusnya pindahan dari tahanan Polda Jatim yang dititipkan ke Polresta Mojokerto untuk memasuki tahap dua di kejaksaan. Sesuai SOP, sebelum masuk rumah tahanan Polresta Mojokerto, hasil rapid test tahanan tersebut reaktif.

“Hasil rapid test-nya reaktif sehingga dilakukan uji swab yang hasilnya juga menunjukkan positif covid-19. Karena dia lagi positif, kita lakukan pembantaran. Saat ini kita isolasi di sel BNNK sendiri karena kalau di rusunawa kurang safety terkait pengamanan. Tidak ada teralis,” tegasnya. [tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar