Pendidikan & Kesehatan

Riwayat Sekuriti dan 2 ASN di Jombang yang Positif Corona

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno

Jombang (beritajatim.com) – Ada tambahan tiga pasien baru yang terkonfirmasi positif virus corona atau Covid-19. Dengan begitu sudah ada tujuh orang yang positif Covid-19 di Jombang. Tiga pasien baru adalah pasien nomor 5, 6, dan 7.

Mereka tertular dari klaster berbeda. Dari tiga pasien tersebut dua orang menjalani perawatan di ruang isolasi rumah sakit (pasien 5 dan 7). Sedangkan pasien nomor 6 melakukan isolasi mandiri secara ketat di rumah. Pasien ke-5 adalah seorang sekuriti yang selama ini bekerja di Surabaya. Pasien tersebut merupakan warga Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang Budi Winarno menjelaskan, pria berusia 45 tahun ini sebelumnya berstatus pasien dalam pengawasan (PDP). Ceritanya, Jumat (3/4/2020), dia mengalami gejala sesak nafas. Kemudian dibawa ke RSUD Jombang. Oleh tim medis dilakukan rapis test dan hasilnya reaktif.

“Nah, sejak itu si pasien langsung ditempatkan di ruang isolasi penanganan Covid-19. Kemudian pada Rabu (8/4/2020) dilakukan pengambilan SWAB untuk memastikan pasien terkonfirmasi positif atau tidak. Hasil SWAB kami terima Senin (13 April 2020) dan pasien dinyatakan terkonfirmasi positif. Kemungkinan tertular dari klaster Surabaya,” ujar Budi kepada pers, Selasa (14/4/2020).

Kemudian pasien nomor 6. Dia adalah aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Kantor Kemenag Jombang. Pasien ini tinggal di Kecamatan Diwek. Sebelumnya, pria 53 tahun ini menyandang kategori orang tanpa gejala (OTG). Dia merupakan peserta pelatihan petugas haji yang dilaksanakan di Asrama Haji Sukolilo Surabaya pada 9-18 Maret 2020.

Menurut Budi, pengambilan test SWAB terhadap pasien tersebut dilakukan pada Rabu (8/4/2020). Kemudian dikirim ke Balitbangkes Kementerian Kesehatan. “Hasilnya kami terima Senin (13 April 2020) kemarin. Yang bersangkutan dinyatakan terkonfirmasi positif,” sambung Budi.

Tim Gugus Tugas Jombang, lanjut Budi, meminta kepada yang bersangkutan untuk melakukan isolasi mandiri secara ketat di rumah. “Kami juga meakukan tracing (pelacakan) terhadap kontak erat yang bersangkutan. Juga merencanakan untuk melakukan SWAB ulang terhadap yang bersangkutan sesuai jadwal yang ditetapkan,” kata Budi merinci.

Bagimana dengan pasien positif nomor-7? Budi menjelaskan, pasien tersebut adalah seorang ASN. Pria berusia 68 tahun ini mengajar di Jombang. Sedangkan domisilinya berada di Kecamatan Diwek. “Saat ini beliau dirawat di Rumah Sakit Adi Husada Surabaya. Karena sebelumnya harus menjalani penanganan untuk penyakit yang diderita,” kata Budi.

Budi menambahkan, selama ini guru tersebut tidak pernah melakukan perjalanan jauh. Namun, dia memiliki penyakit penyerta. Selanjutnya, pada Selasa (7/4/2020), pengambilan SWAB dilakukan terhadap pasien ini. Hasilnya, pegawai negeri sipil (PNS) tersebut dinyatakan positif Covid-19. [suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar