Iklan Banner Sukun
Pendidikan & Kesehatan

Ribuan Warga di Lamongan Rela Antri Tunggu Giliran Vaksin, Ini Alasannya

Saat kegiatan Serbuan Vaksinasi yang digelar di Makodim 0812 Lamongan pada Senin (5/7/2021)

Lamongan (beritajatim.com) – Serbuan vaksin yang digelar di Makodim 0812 Lamongan dalam rangka membantu pemerintah dalam memangkas penyebaran covid-19 dan memberikan kekebalan tubuh pada warganya, nampaknya mendapat respon yang cukup baik dari masyarakat Lamongan.

Hal tersebut terlihat saat ribuan warga yang datang dari berbagai wilayah di Lamongan itu berantusias datang dan rela mengantri demi menunggu giliran divaksin sinovac pada Senin (5/7/2021). Bahkan, lahan parkir di Stadion Surajaya Lamongan, dipenuhi kendaraan warga yang ingin mendapatkan vaksin. Lebih lanjut demi ketertiban, di lokasi itu warga harus satu per satu masuk melalui tiga pintu ke halaman Makodim 0812.

“Saya datang ikut vaksin, selain untuk mensukseskan serbuan vaksin yang ditargetkan sehari 1 juta, kami juga sangat membutuhkan vaksin ini untuk menjaga kekebalan tubuh,” kata Mansur, warga asal Desa Moropelang Kecamatan Babat, Lamongan saat diwawancarai.

Tak hanya Mansur, hal serupa juga disampaikan oleh A. Muyassaroh, perempuan yang biasa beraktivitas di Pasar Tradisional Babat ini juga merasa cukup senang bisa mengikuti vaksin hari ini. Pasalnya, pada saat diadakan vaksin yang diperuntukkan bagi pedagang pada beberapa minggu lalu, dirinya belum sempat ikut divaksin.

Dalam kesempatan tersebut, Muyassaroh menuturkan, bahwa keikutsertaannya pada vaksin kali ini sebagai langkah ikhtiar bagi dirinya untuk membentengi tubuh agar terhindar dari Covid-19, apalagi saat kasus Covid yang tengah mengalami lonjakan akhir-akhir ini.

“Alhamdulillah, saat saya divaksin tadi berjalan dengan lancar. Bagi yang belum divaksin buruan semua ikut, demi menjaga tubuh kita agar terhindar dari ancaman Covid-19,” tutur Muyassaroh.

Sementara itu, Dandim 0812 Letkol Inf. Sidik Wiyono mengatakan, serbuan vaksin yang ada di Makodim ini, diikuti tidak kurang dari 1,7 ribu warga Lamongan. Menurutnya, masyarakat sangat berantusias mengikuti program pemerintah sebagai langkah ikhtiar dari Negara demi membentengi warganya dari ancaman Covid-19.

Dalam keterangannya, Letkol Sidik Wiyono menambahkan, bahwa ribuan masyarakat yang datang dan mengikuti vaksin di Makodim ini selain dari masyarakat umum, juga dari perguruan pencak silat dan dari pegawai Migas, termasuk pekerja SPBU dan pekerja penyedia LPG.

“Yang ikut vaksin hari ini selain dari masyarakat umum juga terdapat pekerja, jumlahnya kurang lebih 1,7 ribu,” ujar Dandim Sidik Wiyono didampingi Pasi Intel Kodim 0812, Kapten Inf. Ahmad Mansur.

Kemudian, Dandim 0812 Lamongan Letkol Inf Sidik Wiyono juga memerintahkan kepada para Babinsa untuk bersinergi dengan Bhabinkamtibmas dalam melaksanakan tracing bersama Bidan Desa di masing-masing wilayahnya.

“Babinsa dan Bhabinkamtibmas harus membantu Bidan Desa dalam pelaksanaan tracing, dan membantu Kepala Desa selaku Ketua PPKM mikro Desa dalam mengawasi pelaksanaan isolasi mandiri di Posko PPKM Desa,” terangnya.

Lebih jauh dari pantauan di lapangan, Sidik Wiyono mengimbuhkan, perlunya memberikan stressing kepada tim untuk turun langsung bersama Kepala UPT Puskesmas, mengawasi pelaksanaan tracing dan PPKM berskala mikro di tingkat desa, serta memberikan himbauan kepada masyarakat terkait kepatuhan dalam menerapkan Prokes 5M saat beraktivitas sehari-hari.

“Kami sangat paham, tidak hanya masyarakat, petugas di lapangan pun tentunya sudah jenuh dengan kondisi ini, namun mengingat Covid-19 masih ada, maka kita semua harus terus berihtiar untuk keluar dari situasi ini, termasuk caranya melalui vaksinasi, patuh dan menerapkan Prokes serta berdoa,” pungkanya.[riq/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar