Pendidikan & Kesehatan

Dialog Publik PWI - LP2M Universitas Jember

Ribuan SD dan SMP di Jember Minta Ujian Tatap Muka

Sekretaris Daerah Jember Mirfano dalam acara dialog publik di pendapa. [foto: Oryza A. Wirawan]

Jember (beritajatim.com) – Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Jawa Timur, menerima surat dari 328 sekolah menengah pertama dan 1.028 sekolah dasar. Sekolah-sekolah itu meminta persetujuan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Jember Hendy Siswanto untuk bisa melakukan ujian secara tatap nuka.

Hal ini dikemukakan Sekretaris Daerah Jember Mirfano, dalam acara dialog publik bertema ‘Ayo Sekolah: Menyambut Pembelajaran Tatap Muka’, yang digelar Persatuan Wartawan Indonesia dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian terhadap Masyarakat Universitas Jember, di Pendapa Wahyawibawagraha, Rabu (7/4/2021).

“Kami sudah komunikasikan kepada bupati selaku ketua satgas. Jumat nanti, kami akan memonitor dan mengevaluasi (pembelajaran tatap muka) dua titik, yakni SD Negeri Sumbersari 02 dan SMP Negeri 7. Kita lihat bersama-sama bagaimana simulasi ini untuk meyakinkan ketua satgas dan seluruh anggotanya bahwa ujian tatap muka bisa dilakukan serentak,” kata Mirfano.

Permohonan ini sesuai dengan situasi pandemi Covid-19 yang sudah mereda seiring dengan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro dalam tiga tahap oleh Pemerintah Kabupaten Jember. “Data pada 5 April 2021, ada tiga kecamatan masuk zona hijau, 11 kecamatan zona kuning, dan 17 kecamatan berzona oranye. Artinya, kita optimistis bahwa pandemi Covid-19 bisa segera kita lalui,” kata Mirfano.

Menurut Mirfano, keberhasilan ini tak hanya karena andil pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI. “Tapi juga melibatkan semua sampai tingkat RT. Jadi kami sudah tiga tahap melaksanakan PPKM mikro, dan hasilnya sangat signifikan,” katanya.

Sekarang, kata Mirfano, pasien yang dirawat tinggal 25 orang. “Sembilan orang di rumah sakit, dan 16 orang isolasi mandiri. Satu minggu hanya satu kematian. Teman-teman BPBD yang menguburkan jenazah tak sesibuk dulu. Dulu sehari bisa tiga-empat, dari pagi sampai malam hari,” katanya. [wir/suf]


Apa Reaksi Anda?

Komentar

beritajatim TV

Kiat Menulis Artikel Kesehatan Populer

Resep Nasi Aladin Khas Timur Tengah

Resep Sup Kikil, Gurih dan Empuk